Balimau Kasai, Masyarakat Dusun Kampung Deling Bangkinang Tumpah Ruah di Tepian Sungai Kampar

0
392

BANGKINANG KOTA(auramedia.co) -Masyarakat Dusun Kampung Deling, Desa Pulau Lawas, kecamatan Bangkinang, Kampar sangat antusias dengan acara balimau kasai yang diselenggarakan oleh pemuda dan masyarakat setempat. Seperti tahun – tahun sebelumnya juga diselenggarakan acara serupa dengan agenda menyantuni anak yatim.

Adapun santuni anak yatim ini berasal dari sumbangan tokoh – tokoh masyarakat Kampung Deling yang berdomisili diluar Kampung deling. Acara ini juga dihibur oleh event offroad dari tim IOF Kabupaten kampar.

Menurut salah seorang pengunjung, H. Amiruddin Muslim M.Si, dirinya setiap tahun hadir diacara balimau kasai ini walaupun dia berdomisili di kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Karena dirinya merupakan orang somundo atau istrinya asli dari Kampung Deling Bangkinang.

Amir berharap agar kedepannya agenda seperti ini dapat ditingkat lagi supaya bisa menarik tamu – tamu dari luar daerah berkunjung ketempat ini.

Sementara itu, Ketua Pemuda sekaligus panitia acara balimau kasai, Indra Wahyudi berharap untuk kedepannya agar masyarakat yang mencari nafkah dengan menambang pasir dan batu agar tidak mengeruk batu dan pasir terlalu dekat ke arena atau lokasi acara, karena jika hal ini berlanjut dapat merusak pulau ataupun lingkungan disekitar lokasi ini.

“Kami berharap kepada para penambang tersebut agar menjaga kelestarian sungai kampar yang kita banggakan ini, lagi pula ini adalah kampung kita bersama kalau bukan kita yang menjaganya siapa lagi..?,” ujar Indra Wahyudi kepada Auramedia, Rabu (16/5/2018).

Pada kesempatan ini, Kepala Dusun Kampung Deling, Akmal menyampaikan bahwa atas nama masyarakat dirinya menyampaikan mohon maaf lahir bathin dan selamat menunaikan ibadah puasa.

Sementara itu, salah seorang peserta off road, H Sofyan yang merupakan seorang pengusaha sukses asal Salo. Bagi dirinya, Off Road ini adalah sebuah hobi walaupun usia dia sudah tidak muda lagi.

“Mudah – mudahan acara seperti dapat mempererat hubungan silaturrahmi diantara kita sesama muslim, apalagi inikan momentnya balimau kasai dalam rangka menyambut satu hari menjelang bulan suci Ramadhan 1439 H. Maka kita harus membersihkan diri dengan cara saling maaf memaafkan,” ungkap H Sofyan.

(Masnur)