Seleksi SBAI Tim Garuda U-16 Berjalan dengan Baik

0
291

KAMPAR KIRI HILIR(auramedia.co) – Sepekan sudah seleksi pemain Sekolah Bola Anak Indonesia (SBAI) Tim Garuda Jaya U-16 digelar, Pembina Tim Garuda Jaya U-16, Yuyun Hidayat, mengatakan sejauh ini proses berjalan cukup baik meski ada kendala-kendala soal koordinasi di Kecamatan dan Desa.

“Sembilan pemain hasil penilaian pelatih utama kita pada hari ini. Artinya anak-anak di kecamatan kampar kiri hilir punya potensi pemain yang baik. Tapi tetap mereka semua mesti kita latih lagi untuk seleksi nasional pada bulan agustus,” katanya saat diwawancara usai memberikan motivasi kepada peserta seleksi di lapangan Sepak Bola Desa Sei Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kamis (31/5/2018).

Tidak menutup kemungkinan, kata Yuyun, jika kelak banyak pemain dari Kabupaten Kampar yang mengisi skuad Garuda Jaya untuk bertanding ke Vietnam.

“Karena kualitas serta kemampuan pemain yang menentukan nantinya. Maka kita tidak ingin anak-anak Kampar kalah saing dengan pemain se-Indonesia pada seleksi nasional mendatang,” imbuhnya.

Hasil seleksi peserta SBAI Tim Garuda Jaya U-16 tingkat kecamatan Kampar Kiri Hilir berhasil lolos 9 pemain berbakat diantaranya Riski Hadi, Arman, M.Rehan, Yusuf, Salman, Alfukron, Akbar, Cristian dan Nuriksan.

Sementara itu Manejer Tim Garuda Jaya U-16, Muhammad Dhani, optimis penyelenggaraan yang sudah ditargetkan dapat terus berjalan lancar.

“Maka sekali lagi kami berharap mulai dari orang tua, para tokoh masyarakat, kepala desa, camat dan unsur lainnya untul mendukung program ini. Kita harus buktikan anak dari riau juga banyak yang layak masuk pemain unggulan di tingkat nasional,” ujarnya.

Terkait mengenai latihan tambahan menjelang seleksi Nasional pada Agustus nanti, menurut Pelatih Utama Tim Garuda Jaya, Gandi Scedetto, pemain yang sudah lolos di tingkat Kecamatan akan dilatih di stadion Bangkinang.

“Jadi bagi pemain yang jauh tempat tinggalnya boleh menginap di mes yang kita sediakan yakni di gedung guru u. Namun dengan catatatn saat ini konsumsi masih ditanggung pemain. Nanti sudah lolos seleksi nasional, akomodasi konsumsi itu kita yang menanggung,” pungkasnya.(**)