Piala Dunia Kuok Resmi Dimulai

0
230

KUOK(auramedia.co) – Turnamen Sepak Bola Antar Dusun Se-Kecamatan Kuok yang diselenggarakan oleh Persatuan Pemuda Empat Balai (P3B) tidak termasuk kegiatan baru lagi, sebab kegiatan rutin yang disebut Piala Dunia Kuok tersebut ternyata sudah memasuki usia ke-53.

Walaupun demikian, kegiatan tersebut tetap Eksis dan tetap terus semarak dilaksanakan sampai saat ini. Menyikapi hal tersebut Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Kampar, Drs Yusri,M.Si mengapresiasi selalu terselenggaranya dan eksisnya Piala Dunia Kuok tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dt Yusri saat membuka Turnamen Sepak Bola Antar Dusun Se-Kecamatan Kuok ke-53 di Lapangan Sepak Bola Desa Empat Balai Kecamatan Kuok, Rabu sore (20/6/18).

Sekali lagi Dt Yusri mengapresiasi para panitia atau masyarakat Kuok khususnya Desa Empat Balai atas terlaksananya kegiatan tersebut secara terus menerus.

Dalam hal ini kegiatan ini bisa terlaksana sampai sekarang dengan baik pasti atas kerja sama para pemuda dan tokoh masyarakat serta para sponsor atau donatur yang ada diwilayah Kuok.

“Dengan telah masuk usia 53 tahun, kedepan bisa saja nantinya dilapangan ini pada acara pembukaan akan mendatangkan pemain Tim Nasioanal Indonesia (Timnas) bahkan Ketua Umum PSSI Indonesai,” kata Yusri.

Hal ini bisa terjadi apabila seluruh pemuda Empat Balai dan Kuok terus bersatu dan berniat untuk memajukan turnamen ini dari tahun ke tahun.

Dikatakan Yusri, makanya wajar suatu daerah atau Negara bisa terkenal dengan menonjolnya sepak bola didaerah atau di Negara mereka, walaupun yang utama daerah dan negara dikenal dari kelebihan Teknologi dan Pariwisatanya.

Dengan demikian dia berharap agar kegiatan ini kedepan terus ditingkatkan, supaya para pemain dari Kuok terus berkontribusi untuk Kampar di Tingkat Provinsi Maupun di Tingkat Nasional seperti sampai saat ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muslimin membenarkan bahwa Pulau Balai Cup atau Empat balai Cup sudah memasuki usia ke-53.

Dinama dalam turnamen ini memang hanya antar Dusun, akan tetapi setiap Dusun akan memberikan pemain terbaik bahkan berusaha untuk mendatangkan pemain dari Luar Kampar bahkan luar Riau.

Dalam hal ini sebut saja seperti Herman Dzumafo yang telah menjadi langganan dilapangan tersebut setiap tahun.

Seperti biasa juga panitia menyediahkan hadiah dari turnamen yang tahun ini diikuti sebanyak 28 tim, akan memperebutkan seekor kerbau, Piala Bergilir dari Bupati Kampar, Piala Tetap serta uang Pembinaan.(**)