Sudah Masuk Usia ke 53 Tahun, Pulau Balai Cup Terus Eksis

0
1063

Kuok (Auramedia)– Turnamen Sepak Bola Antar Dusun Se-Kecamatan Kuok yang diselenggarakan oleh Persatuan Pemuda Empat Balai (P3B) tidak termasuk kegiatan baru kemaren lagi, sebab kegiatan rutin yang disebut Piala Dunia Kuok tersebut ternyata sudah memasuki usia ke-53.

Walaupun demikain kegiatan tersebut tetap Eksis dan tetap terus semarak dilaksanakan sampai saat ini. Menyikapi hal tersebut Sekretaris Daerah (sekda) Kab. Kampar  Drs Yusri,M.Si menghapresiasi diusia tua kegiatan ini masih Eksis.

Hal tersebut disampaikan Dt Yusri saat membuka  Turnamen Sepak Bola Antar Dusun Se-Kecamatan Kuok ke-53 di Lapangan Sepak Bola Desa Empat Balai Kecamatan Kuok, rabu sore (20/6/18).

Sekali lagi Dt Yusri mengapresiasi para panitia atau masyarakat Kuok khususnya Desa Empat Balai atas terlaksananya kegiatan tersebut secara terus menerus.

Dalam hal ini kegiatan ini bisa terlaksana sampai sekarang dengan baik barang pasti atas kerja sama para pemuda dan tokoh masyarakat serta para sponsor atau donatur  yang ada diwilayah Kuok.

Dengan telah masuk usia 53 tahun, kedepan bisa saja nantinya dilapangan ini pada acara pembukaan akan mendatangkan pemain Tim Nasioanal Indonesia (Timnas) bahkan Ketua Umum PSSI Indonesai.”terang Yusri”.

Hal ini bisa terjadi apabila seluruh pemuda Empat Balai dan Kuok terus bersatu dan berniat untuk memajukann turnamen ini dari tahun ke tahun, kita tau dalam hal sepak bola semua orang kebanyakan sudah suka.

Makaya wajar suatu daerah atau Negara bisa terkenal dengan menonjolnya sepak bola didaerah atau di Negara mereka, walaupun yang utama daerah dan negara dikenal dari kelebihan Teknologi dan Pariwisatanya.

Dengan demikian Yusri berharap agar kegiatan ini kedepan terus ditingkatkan, supaya para pemain dari Kuok terus berkontribusi untuk Kampar di Tingkat Propinsi Maupun di Tingkat Nasioanal seperti sampai saat ini.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Muslimin membenarkan  bahwa Pulau Balai Cup atau Empat balai Cup sudah memasuki usia ke-53.

Dinama dalam turnamen ini memang hanya antar Dusun, akan tetapi setiap Dusun akan memberikan pemain terbaik bahkan berusaha untuk mendatangkan pemain dari Luar Kampar bahkan luar Riau.

Dalam hal ini sebut saja seperti Herman Dzumafo yang telah menjadi langganan dilapangan tersebut setiap tahun.

Seperti biasa juga panitia menyediahkan hadiah dari turnamen yang tahun ini diikuti sebanyak 28 tim, akan memperebutkan seekor kerbau, Piala Bergilir dari Bupati Kampar, Piala Tetap serta uang Pembinaan.(Adevetorial)