Jalin Silaturrahmi, Ini pesan yang disampaikan Ketum Persit

0
164

SALO, Auramedia.co – Ketua Umum Persit (Persatuan Istri Prajurit) Kartika Chandra Kirana Ny. Sita Mulyono bersilaturrahmi dan bertatap muka langsung dengan anggota Persit Kartika Cabang LVI Yonif 132 Korcam Rem 031 PD I/Bukit Barisan, di Aula Batalyon Infanteri (Yonif) 132 Bima Sakti Salo, Selasa (7/8/18).

Kedatangan Ny. Sita Mulyono ini merupakan dalam rangka kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk meninjau renovasi pembangunan Asrama Militer Batalyon 132 Bima Sakti.

Pada sambutannya Ny. Sita Mulyono
Menyampaikan pedoman dan prinsip dalam hidup berorganisasi harus berpegang pada rasa saling Asah, rasa saling Asih, dan rasa saling Asuh antar sesama anggota.

“Dalam berorganisasi kita harus memegang prinsip dan pedoman pada rasa saling Asah yaitu Saling berbagi pengalaman baik ilmu pengetahuan, keterampilan, dan wawasan kepada sesama anggota. Rasa saling Asih yaitu untuk saling menyanyangi sebagai satu keluarga besar istri prajurit TNI Angkata Darat. Sedangkan rasa saling asuh adalah mengingatkan dan menasehati serta saling menghormati dalam interaksi,” Ketum Persit Kartika Chandra Kirana. Menjelaskan

Kemudian dihadapan 280 anggota ibu Persit, Ketum Persit mengatakan betapa nikmatnya tinggal di Lingkungan Asrama, karena mendapatkan fasilitas tempat tinggal gratis. Untuk itu Ny. Sita Mulyono berpesan agar seluruh Ibu-ibu Persit untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan asrama.

“Tinggal di dalam asrama begitu nikmat. Kita mendapat fasilitas Rumah gratis, Listrik gratis, Air gratis, jadi jagalah terus dengan baik, Selalu bersihkan lingkungan kita khususnya rumah kita, karena rumah yang bersih akan melahirkan jiwa dan rohani yang baik. Kebersihan itu mulai terlihat dari depan rumah. jadi mulailah membersihkan rumah dari depan terlebih dahulu agar mendapat kesan yang lebih baik,” ujar Ketua Umum Persit Kartika Chandra.

Selanjutnya Ny. Sita Mulyoni juga menjelaskan maanfaat dari organisasi Persit adalah menghimpun ibu-ibu untuk saling menerima dan memberikan ilmu, Bukan hanya tempat berkumpul saja, tetapi harus ada manfaat yang bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemudian untuk menyikapi persoalan ekonomi saya juga menghimbau kepada seluruh ibu-ibu Persit untuk pintar-pintar. Belilah barang-barang buatan tangan Tuhan contoh Tanah dan Emas, sewaktu ada keperluan mendesak bisa jual. Dan hindari terlalu banyak membeli barang buatan tangan manusia karena kita bisa rugi. Contohnya beli sepeda motor kalau dijual semakin lama harga-nya makin turun,” Ny. Sita Mulyono mengingatkan.***

Sumber : Auranews.co