BENCANA LOMBOK, Mahasiswa Universitas Pahlawan ikut Berpartisipasi

0
204

Bangkinang Kota, Auramedia.co – Antusias yang begitu Tinggi bagi mahasiswa/i Universitas Pahlawan Untuk menolong sesama makhluk sosial terhadap korban Gempa yang telah melanda Lombok beberapa waktu lalu dan gempa susulan sehingga menimbulkan rasa prihatin bagi mahasiswa/i Universitas Pahlawan Kabupaten Kampar telah membuahkan hasil. (19/08)

Adapun penggalangan dana tersebut dilakukan di seputaran kota Bangkinang dimana selain di tempat umum mahasiswa/i juga melakukan Permintaan Sumbangan di bundaran depan kediaman Bupati Kampar dan mendirikan posko yang dilakukan selama Sepekan Belakangan ini.

“Adapun jumlah donasi yang terkumpul selama seminggu penggalangan langsung di belikan ke sembako. 8 karung besar pakaian layak pakai,13 selimut tebal baru,mie instan 26 karton, beras 13 karung, makanan bayi 2 karton, susu 2 karton, peralatan mandi donasi tersebut akan di salurkan ke lazismu Kabupaten Kampar”, Ucap Alfa Rebi kepada Media.

Di waktu yang sama Alfa Rebi juga menyampaikan  ucapan terima kasihnya kepada semua elemen dan seluruh teman-teman yang telah mambantu meringankan beban para korban Lombok.

“Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh ketua Hima (Himpuanan Mahasiswa)¬† PGSD, Matematika, B.inggris, IKM ,keperawatan, Kebidanan, Gizi. ketua LDK, ketua DPM dan seluruh organisasi mahasiswa Universitas pahlawan, terimakasih juga kepada masyarakat yang telah mendonasikan baik berbentuk sandang, pangan maupun uang”, Ucap Rebi

Disamping itu, dalam diskusi dengan media Rebi menyampaikan dengan tegas kami akan siap membantu untuk turun langsung ke lapangan baik di bidang Medis Maupun Dibidang Pendidikan.

“Kami sangat berharap semoga niat baik kita ini bisa meringankan beban saudara kita di lombok sana, In Syaa Allah dalam waktu dekat kami seluruh mahasiswa universitas pahlawan akan mengadakan do’a bersama untuk saudara kita di lombok, dan bila di perlukan kami siap membantu turun langsung untuk saudara kita di lombok baik dari segi tenaga medis maupun pendidikan”,Ucapnya. (Pjr)