Sosok Pemersatu dan Perekat, Muliyas Siap Jadi Orang Nomor 2 Kampar

0
48

kampar, Auramedia.co –  Wafatnya Bupati Kampar, H. Azis Zaenal SH, MM pada 27 Desember 2018 yang lalu menyebabkan posisi yang ditinggalkannya diambil alih oleh Wakil Bupati (Wabup) Kampar, Catur Sugeng Susanto, SH sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kampar.(17/01)

Peralihan posisi di Pemerintahan Kabupaten Kampar tersebut mengakibatkan terjadinya kekosongan posisi Wabup di Kampar, Kekosongan kursi nomor 2 di Kampar ini membuat publik bertanya-tanya tentang siapa sosok yang akan menggantikan Catur Sugeng sebagai Wabup Kampar. Kabarnya status yang diemban Catur saat ini, sedang diproses di Kemendagri untuk dilantik sebagai Bupati Kampar defenitif.

Pengisian kursi kosong ini harus mengikuti regulasi yang diatur perundang-undangan. Sesuai regulasi pengganti Catur sebagai Wabup, harus diusulkan oleh parpol pengusung pasangan Azis-Catur pada pilkada Kampar 2017 yang lalu. Tercatat, ada 6 partai. Yakni, Golkar, PPP, Nasdem, PKB, Gerindra dan PKS. Kemudian nama yang muncul direkomendasikan ke Gubernur untuk ditindaklanjuti di Kemendagri RI.

Gemuknya parpol pengusung Azis-Catur ini, bisa saja penentuan pengganti Catur akan terjadi tarik ulur. Sebab, masing-masing parpol akan mendorong kadernya untuk maju sebagai Kampar 2.

Akibat tarik ulur ini terjadilah ‘dead lock’ antar partai. Salah satu jalan alternatif yang harus diambil partai pengusung adalah mengambil jalan tengah. Yakni, calon dari Birokrat yang dimunculkan.

Dari belasan nama yang mencuat, salah satunya ada nama dari birokrat yang layak dan amanah mengisi posisi Kampar 2, adalah Muliyas, SAg, MH. Dirinya lahir dan dibesarkan di Pulau Lawas, Tambang, pada 31 Desember 1968. Sosok mantan aktivis ini dulunya aktif di organisasi kampus Universitas Islam Indonesia (UII) dan organisasi Ikatan Pelajar Riau Komisariat Kampar(IPRY-KK). Kini dirinya diamanahkan sebagai Hakim Pengadilan Agama Bangkinang Kota.

Muliyas dimata masyarakat terkenal sosok pemersatu dan perekat. Muliyas sewaktu kuliah di Yogyakarta adalah sahabat karib dan seperjuangan Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, SAg. Pada masa itu, Muliyas dinilai sangat tinggi kepeduliannya terhadap adik-adik mahasiswa yang ada di asrama mahasiswa Kampar. Dia dikenal baik dalam bergaul, baik di kegiatan organisasi, olahraga dan kegiatan kampus.

Sebagai bukti keaktifannya, Muliyas adalah salah satu penggagas event olahraga kejuaraan sepak takraw Kampar Cup se-DIY. Dan juga event Kampar Cup Se-Indonesia. Sejak tahun 1988 hingga tahun 1997.

Saat ditanyakan media mengenai kesiapannya maju sebagai Wabup Kampar, Muliyas mengatakan bahwa dirinya siap jika  diberi amanah oleh Partai Koalisi dan DPRD Kabupaten Kampar. “Kalau nanti memang partai koalisi dan DPRD Kampar memberikan amanah itu kepada saya, Insya Allah saya siap lahir dan bathin,” ujar Hakim PA Muliyas, SAg. MH saat berbincang dengan media di Bangkinang Kota, Rabu (16/1/2019).

Berikut Riwayat Hidup Muliyas, SAg, MH
Nama: Muliyas, SAg, MH
Lahir: Pulau Lawas, Tambang, 31 Desember 1968.
– Berpengalaman di dunia peradilan sudah 20 tahun.
Pernah bertugas menjadi Hakim di Rengat 10 tahun, Payakumbuh 4 tahun,
Pasaman Timur Lubuk Sikaping 4 tahun,
Bangkinang PA 1 B 2 tahun.

Selain Hakim, Muliyas juga kepala Humas -PA kelas 1 Bangkinang.
– Organisasi Kemahasiswaan UII
– Penasehat Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Riau Yogyakarta Kabupaten Kampar (Kapemary).

sumber : Auranews..id