Fakar Gelar Buka Bersama Di Panti Putri Aisyiyah Bangkinang

0
218

Bangkinang Kota, Auramedia.co – Guna menjalin silaturrahmi diantara anak-anak Kampar,  Forum Anak Kampar (Fakar) taja kegiatan buka bersama di panti putrid Aisyiyah Bangkinang. Ditunjuk sebagai sekolah ramah anak, SMAN 1 Bangkinang kota berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan dalam rangka menumbuh kembangkan minat dan bakat anak di Kabupaten Kampar.

 

Pembina Fakar yang juga Kabid Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB P3A), Satiti Rahayu, SKM. MKM di sela kegiatan buka puasa bersama Forum Anak Kampar ( Forum Genre, Pik-R, Pramuka, Osis, Club Basket Bangkinang, Club Volly Ball Kampar, Karang Taruna, Remaja Mesjid ) serta Asosiasi Perusahaan  Sahabat Anak Indonesia ( Apsai) bersama seluruh anak Panti Putri Aisyiyah Bangkinang kepada wartawan, (24/05) mengatakan, bahwa kegiatan buka bersama ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi diantara anak-anak Kampar yang tergabung dalam Forum Anak Kampar (Fakar).

Kegiatan yang sengaja dilaksanakan di panti ini juga bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada anak-anak bahwa hak mereka sama. Di sini kita tidak ada membedakan status sosial, status ekonomi dan hak-hak anak lainnya.

 

Lebih lanjut bunda Satiti Rahayu mengatakan, bahwa Fakar hadir sebagai pelopor dan pelapor bagi hak anak. Dimana mereka mereka akan menjadi pelopor untuk anak-anak agar mereka memahami akan hak mereka. Dan mereka juga akan menjadi pelapor jika ada kekerasan terhadap anak dan kasus pelecehan seksual terhadap anak dan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak anak lainnya, ungkap Satiti.

 

Kepada media Satiti Rahayu juga menjelaskan, bahwa Fakar juga akan dibentuk untuk setiap kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Kampar. Fakar juga komit dan rutin dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi terhadap anak guna agar mereka memahami akan hak-hak mereka, ungkap Satiti.

pemerhati anak yang juga Kepala SMAN 1 Bangkinang Kota, Hendra Yunal, S.Pd.I. M.Si saat memberikan tausiyah saat buka bersama Fakar di Panti Putri Aisyiyah Bangkinang

Sementara itu pemerhati anak yang juga Kepala SMAN 1 Bangkinang Kota, Hendra Yunal, S.Pd.I. M.Si di sela menghadiri buka bersama dengan anak panti Putri Aisyiah Bangkinang tersebut kepada wartawan mengatakan, bahwa SMAN 1 Bangkinang merupakan sekolah yang sudah ditunjuk sebagai sekolah yang ramah terhadap anak. Dengan ditunjuknya SMAN 1 Bangkinang kota sebagai sekolah yang ramah terhadap anak, maka SMAN 1 Bangkinang Kota berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai kegiatan dalam rangka menumbuh kembangkan minat dan bakat anak di Kabupaten Kampar.

 

Hendra Yunal juga menjelaskan, bahwa siswa SMAN 1 Bangkinang Kota juga diamanahkan menjadi ketua Forum Anak Kampar. Puluhan siswa/siswi SMAN 1 Bangkinang Kota juga menjadi pengurus aktif Forum Anak Kampar, ungkap Hendra Yunal.

 

Lebih lanjut hendra Yunal mengatakan, bahwa persolan anak harus menjadi persoalan prioritas yang perlu kita perhatikan. Bagaimanapun juga, anak merupakan generasi penerus yang bakal menjadi tulang punggung pembangunan negeri ini, “ masa depan bangsa ditentukan oleh generasi saat ini”, ungkap Hendra Yunal sembari tersenyum dengan cirri khasnya.

 

Sementara itu, Bendahara Panti Putri Aisyiyah Bangkinang, Nurlaili kepada wartawan mengaku bahagia dengan kegiatan buka bersama yang ditaja oleh Fakar tersebut. Kami sangat mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan mulia ini. Keluarga besar Panti Putri Aisyiyah Bangkinang bersyukur mendapatkan kunjungan dan perhatian dari Forum Anak Kampar, ungkap Nurlaili.

 

Kepada wartawan Nurlaili juga mengungkapkan kesedihannya terhadap kondisi Panti Putri Aisyiyah Bangkinang saat ini. Nurlaili juga mengungkapkan, bahwa biasanya Panti Putri Aisyiyah Bangkinang selalu mendapatkan bantuan dari Pemerintah, namun pada tahun ini, Panti Putri Aisyiyah Bangkinang tidak mendapatkan bantuan dari Pemda Kampar. Sehingga pengurus panti saat ini kesusahan untuk membiayai operasional panti yang menampung 85 anak yang tinggal di Panti dan 5 orang anak yang tinggal di lua pantir, ungkap Nuarlaili.(Adi Jondri)