Ini Destinasi Wisata Kampar Yang Mesti Di Kunjungi

0
575

Kampar merupakan kabupaten di Provinsi Riau yang terkenal dengan Serambi Mekkah, kabupetan Kampar ini juga terkenal dengan adanya peninggalan yang bersejarah seperti  Candi Muara Takus yaitu sebagai cagar budaya yang di jadikan destinasi Religi Oleh Agama Budha.

Kabupaten Kampar juga memiliki destinasi wisata religi sekaligus wisata sejarah lainnya berupa masjid, yakni Masjid Jami’ yang terletak di desa Tanjung Berulak, Pasar Usang, Kecamatan Kampar (Kenagarian Air Tiris), Kabupaten Kampar, Riau. Sebuah masjid tua yang memiliki sejarah penting di masa lampau. Masjid ini termasuk dalam salah satu masjid tertua di Sumatera, yakni dibangun pada tahun 1901 M.

Berikut, ulasan lengkap daftar tempat wisata di Kampar terbaru dan paling Hits dikunjungi wisatawan:

  1. Tepian Mahligai

Tepian mahligai adalah salah satu Wiasata Baru yang ngehits pada saat liburan tahun ini dimana wisata ini pas untuk Remaja, anak-anak dan keluarga besar yan ingin liburan, bahkan Tepian Mahligai menyediakan Tenda untuk remaja-remaja yang ingin ngecamp ke tampat ini.

Wisata Tepian mahligai juga pas untuk begron foto-foto anak remaja yang ingin terlihat seperti di pantai dan memiliki pemandangan yang sangat menarik seakan di tepi pantai yang di kelilingi hutan dan perbukitan yang tertata indah.

Dan untuk anak-anak bisa juga menaiki bebek air, dan juga bermain anak ikan yang berada ti tepi sungai. Kawasan ini merupakan destinasi wisata baru. Berlokasi di kilometer 20 jalan raya Bangkinang-Bukittinggi. Tempat wisiata ini sangat indah, mungkin bisa masuk dalam daftar kunjungan wisata anda di Kampar.

Tepian Mahligai diresmikan oleh Bupati Kampar sebagai tempat wisata para pecinta traveling.

 

  1. Raja Empat Riau ( Ulu Kasok)

 

Bagi wisatawan Indonesia bagian barat jangan kecewa jika belum sempat melancong ke Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan laut dan pulau-pulau kecilnya. Kampar ternyata juga ada pesona yang tidak kala moleknya sepetri Raja Ampat.Tempat itu adalah di puncak  Ulu Kasok. Tempat ini banyak wisatawan mengatakan Ulu Kasaok  sangat mirip dengan Raja Ampat.

Terletak di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII, Koto Kampar, lokasi ini menawarkan pemandangan yang sekilas mirip dengan Raja Ampat di Provinsi Papua Barat. Bahkan, wisatawan yang ke lokasi ini menyebutnya dengan Raja Ampat ala Kampar.

Para pecinta alam dan traveling yang ingin mengukir kenangan seakan ke raja empat boleh datang ke Kampar yang akan mengubah bentuk begron foto-foto anda semenarik dan secantik mungkin, dan terpenting biaya masuk yang sangat terjangkau dan jalan menuju lokasi yang sangat bagus bahkan sangat strategis untuk wisatawan untuk menemukan lokasi wisata Raja Empat ini.

Lokasi tersebut terdiri dari beberapa pulau yang terletak di tengah bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang. Air yang mengelilingi pulau masih hijau dengan hutan yang masih lebat, sehingga memanjakan mata.

Tak perlu biaya mahal untuk memasuki Puncak Ulu Kasok. Hanya perlu membayar parkir motor Rp 10 ribu. Dan bagi pelancong yang ingin menyewa pondok-pondok yang sudah dilengkapi tikar, tidak perlu merogoh kocek berlebih.

  1. Air Terjun Pulau Simo

Pulau Simo terdapat wisata Air Terjun dan ada terdapat ikan terapi yang dapat memakan kulit mati pada kaki manusia. Air Terjun ini terletak di desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. https://cara-sidas.blogspot.com/2016/06/wisata-ke-pulau-simo.html

Wisata ini sangat menarik dan juga bukan hanya untuk muda-mudi saja namun untuk yang punya keluarga besar dan ingin menikmati keindahan alam dan mandi bersama buah hatinya juga pas untuk berwisata ke Air Terjun Pulau Simo ini.

Ketinggian Air Terjun Pulau Simo kurang lebih 12 meter dengan kedalaman air sekitar 2 meter. sehingga banyak wisatawan yang melompat dari atas Air Terjun tersebut.  di tempat wisata tersebut juga banyak masyarakat sana yang berjualan di dalam tempat tersebut. tempat Wisata ini di temukan oleh komunitas WANAPLHI yaitu komunitas pecinta alam.

  1. Candi Muara Takus

Candi Muara Takus merupakan Destinasi wisata paling ngehits dengan keindahan berbagai macam bentuk candi seperti Candi Tua dan yang lainya,

Komplek Candi Muara Takus di kelilingi dengan Tembok berukuran 74 x 74 meter, di bagian luarnya terdapat pula tembok tanah berukuran 1,5 x 1,5 kilometer hingga pinggiran sungai Kampar kanan.

Dan yang lebih uniknya di sekitaran lokasi terdapat beberapa candi seperti candi bungsu, candi palangkan, dan Mahligai Stupa. Pecinta alam pasti ingin mengunjungi candi ini arena bukan hanya untuk liburan saja, anmun candi ini juga merupakan tempat bersejarah skaligus memperkenalkan kepada anak-anak untuk mengenal dan mengetahui tentang sejarah terdahulu tentang candi dan kerjaan budha.

Lokasi Candi Muara Takus yaitu terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar , Kabupaten Kampar, Riau.

  1. Masjid Jami’ Air Tiris Kampar

Kabupaten Kampar juga memiliki destinasi wisata religi sekaligus wisata sejarah lainnya berupa masjid, yakni Masjid Jami’ yang terletak di desa Tanjung Berulak, Pasar Usang, Kecamatan Kampar (Kenagarian Air Tiris), Kabupaten Kampar, Riau. Sebuah masjid tua yang memiliki sejarah penting di masa lampau. Masjid ini termasuk dalam salah satu masjid tertua di Sumatera, yakni dibangun pada tahun 1901 M.

Mesjid tua bersejarah ini telah ditetapkan menjadi Benda Cagar Budaya pada tahun 2004 berdasarkan Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata no. KM.13/PW.007/MKP/2004. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta tanggal 3 Maret 2004 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Ardika. Keputusan ini diterbitkan bukan hanya terhadap Mesjid Jami Air Tiris saja tetapi bersama Benda Cagar Budaya, Situs atau Kawasan yang dilindungi Undang- undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1992 .

Pada abad ke 18, di kawasan Kampar ini belum ada satu pun berdirinya masjid. Maka seorang ulama bernama Engku Mudo Songkal mengusulkan pembangunan masjid bersejarah tersebut. Pembangunan masjid ini dilakukan secara gotong royong dan suka rela. Panitia pendirian masjid diberi nama Ninik Mamak Nan Dua Belas yang terdiri dari berbagai suku yang ada di daerah setempat. Proses pembangunan masjid berlangsung selama 3 tahun, lalu pada tahun 1904, masjid ini selesai dibangun dan diresmikan dengan pemotongan 10 ekor kerbau.

Itulah wisata terbaik yang wajib anda kunjungi saat liburan ke negei serambi mekahnya riau, semoga mebantu anda dan selamat berlibur.

 

Penulis : Nala Rati