Perpusdes Aktif Kreatif Desa Mandiangin Komitmen Melaksanakan Kegiatan Berbasis Inklusi Sosial Dan Ciptakan Kampung Teknologi

0
161

Mandiangin.Siak, Auramedia.co- Perpustakaan Aktif Kreatif Desa Mandiangin Kecamatan Minas berkomitmen menciptakan Mandiangin sebagai kampung smart village (kampung teknologi). Perpusdes Mandiangin juga aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang sejalan dengan program pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kepala Penghulu Mandiangin, Martinus (24/07/19) saat diskusi dengan Mentor Perpusnas RI, Niklah Dina Nomida bersama tim Trasformasi pengembangan Perpustakaan Umum berbasis inklusi sosial Provinsi Riau, Riki Arianto, tim Transformasi pengembangan Perpustakaan berbasis inklusi sosial Kabupaten Siak, Dede Herwin, Tria Bella Adumawati dan Pak Cino mengatakan, bahwa Perpustakaan Desa (Perpusdes) Aktif Kreatif berkomitmen menciptakan Mandiangin sebagai kampung teknologi. Dalam beberapa waktu yang akan datang bekerjasama dengan UIR, Desa Mandiangin akan mendapatkan bantuan komputer yang dilengkapi dengan aplikasi otomasi, ungkap Martinus.

lebih lanjut Martinus mengatakan, bahwa perpustakaan Aktif Kreatif Desa Mandiangin juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang sejalan dengan program pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial, seperti kegiatan pelatihan pengolahan bahan pangan non beras, kegiatan pesantren kilat, dan kegiatan budi daya lele yang akan bisa meningkatkan pendaptan ekonomi masyarakat, ungkap Martinus.

Tim Transformasi pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial Kabupaten Sosial Kabupaten Pelalawan, Dede Herwin didampingi Tria Bella Adumawati dan Pak Cino kepada wartawan mengatakan, bahwa perpustakaan Aktif Kreatif Desa Mandiangin komit dalam melaksanakan program berbasis inklusi sosial. beberapa kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kreativitas dan ekonomi masyarakat sering mereka laksanakan.

sementara itu, mentor program pengembangan perpustakaan umum berbasis inklusi sosial Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Niklah Dina Nomida saat diskusi dalam kegiatan monitoring Perpusdes Mandiangin mengatakan, bahwa perpustakaan diharapkan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

Dalam melasanakan kegiatan sosial, perpustakaan dapat bekerja sama dengan semua pihak dan seluruh stakeholder pembangunan perpustakaan dapat bekerjasama dengan komunitas-komunitas masyarakat, LSM, pihak swasta dan perusahaan yang memiliki satu visi dan pandangan dengan kita terhadap program pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Peran perpustakaan juga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Niklah Dina Nomida.(adi jondri)