Ribuan Pengunjung Mendatangi Desa Sibiruang, Apa Yang Terjadi?

0
950

Kec Koto Kampar Hulu, Aura media.co -Antusias pengunjung untuk menangkap ikan larangan sudah tidak bisa dibendung, hal itu terlihat sebelum asisten 1 setda kabupaten kampar Ahmad Yuzar membuka secara resmi penangkapan, warga sudah lebih dahulu terjun ke sungai untuk menangkap ikan. Tepian mesjid rantau larangan desa Sibiruang. (Sabtu,27/07/19).

Lebih lanjut asisten 1 setda kampar mengatakan, kegiatan seperti ini akan kita jadikan sebagai agenda kampar.terangnya.

Melalui buka rantau larangan kita pupuk cinta lingkungan sehat, disiplin, sadar hukum mempererat silaturrahmi, gemar bergotong royong dan suka makan ikan, Agar lahir generasi-generasi cerdas dan sehat. Begitu yang disampaikan kepala desa sibiruang Redwenedi kepada wartawan.

Lebih lanjut Redwenedi mengatakan, sejarah Pertama dibuka rantau larangan ini pada tahun 2015 jadi setiap 2 tahun dibuka, 2017 ketika yang pertama dulu banyak diganggu orang, dituba di sentrum Jadi karna mengingat itu Dikumpulkanlah masyarakat,rapat musyawarah meninjak lanjuti hal tersebut,dibaca yasin dan kepercayaan agama masing-masing.Sampai sekarang pembukaan ke dua tidak diganggu lagi.

“Dampak positif dengan dibukanya rantau larangan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat”. jelas Redwenedi.

Camat Koto Kampar Hulu Tengku Said Hidayat kepada wartawan menanggapi hal ini :
1. kegiatan ini yang terpenting adalah untuk silahturahmi sekaligus memperkenalkan salah satu wisata yang mungkin bisa kita kembangkan di desa sibiruang.

2. kegiatan seperti ini kalau untuk kedepannya nantik kita kelolah dengan baik, mulai dari penataan pertama, punutupan sampai dengan pembukaan Rantau larangan, sehingga prose pelaksanaan dilapangan sesuai dengan tahapan-tahapan yang dibidang pariwisata.
karna ini hanyalah perkenalan Mungkin tahun ini kita perkenalan dulu kepada masyarakat. Insyaallah tahun depan kemasan kita buat berbeda sesuai dengn standar pariwisata.

Lebih lanjut Tengku mengatakan, Dalam Upaya untuk peningkatan buka rantau larangan ini kita akan usahakan mungkin melalui roposal, mulai hari ini sudah bisa dikerjakan mulai untuk dibuat beberapa proposal di ajukan untuk pembibitan, karna ini bibitnya sangat dibutuhkan,

“Mulai dari pemda kampar kita masukkan ke propinsi juga mungkin kebeberapa perusahaan sekitar sini yang mau memberikan kontribusi, karna ini kegiatan bukan untuk masyarakat luas bukan untuk pribadi Secara tidak langsung untuk mengangkat nama desa danjuga nama kecamatan kedepannya.”terang camat koto kampar hulu.

Menikmati hasil tangkapan warga

Hadir pada kesempatan tersebut, Ustadz Syahrul Aidi Maazat, Lc. MA, Camat XIII Koto Kampar Rahmat Fajri, S.STP, Msi, Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi, Camat Koto Kampar Hulu Tengku Said Hidayat, Asisten 1 Setda Kabupaten Kampar Ahmad Yuzar, Pemerintahan Desa, Dan para ninik mamak tokoh masyarakat Dan Pemuda Serta Tamu undangan yang hadir Dari berbagai daerah.(Harisep).