SATGAS TMMD KE 105 KODIM 0313/KPR LAKSANAKAN KOMSOS KESALAH SATU PABRIK TAHU RUMAHAN

0
92

Bangkinang, Auramedia.co – Babinsa Koramil 01/BKN Kodim 0313/KPR Serka Sugeng Waluyo laksanakan komsos ke pengusaha tahu dan Tempe di dampingi Kaur pemerintahan Desa Ridan Permai Bayu Tri Prasetio dan Kaur Pelayanyanan Linda melihat proses pembuatan tahu dan tempe. (01/08)

Tahu adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe, Kalau tempe kacang kedelainya yang di olah menjadi tempe dan seperti halnya kecap dan tauco, Pilih kedelai yang bersih dan besar ukurannya, kemudian di cuci sampai bersih.

Dalam kesempatan tersebut Ayusman berkesempatan menerangkan secara garis besar proses pembuatan tahu.

“rendam kedelai dalam air bersih selama 8 jam, usahakan seluruh kedelai tenggelam, dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang, Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali kali. Usahakan kedelai ini sebersih mungkin untuk menghindari kedelai cepat asam,”jelasnya.

“Hancurkan kedelai dengan cara ditumbuk dan secara perlahan tambahkan air sedikit-demi sedikit sehingga kedelainya berbentuk bubur. Masak bubur kedelai dengan hati-hati pada suhu 70-80 derajat (biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul pada kedelai yang dimasak). Ingat untuk menjaga agar kedelai jangan sampai mengental, Saring bubur kedelai tersebut bersama batu tahu atau asam cuka, sambil diaduk secara perlahan. Proses ini akan menghasilkan endapan tahu (gumpalan)”, ucapnya

Selain itu, Endapan kemudian siap untuk di press dan di cetak sesuai ukuran dan keinginan, Taruh di dalam cetakan, kemudian taruh pemberat yang berfungsi untuk menekan ampas supaya kandungan airnya benar-benar habis. Keluarkan tahu dari cetakan, potong sesuai selera, dan siap dikonsumsi. ungkapnya.

Dalam kedehariannya usaha ayusman ini berhasil menciptakan tahu dengan kapasitas produksi 150 kg/hari, melihat proses pembuatan tahu yang diproduksi rumahan tersebut.

Dilokasi yang sama Serka Sugeng Waluyo menuturkan, “tahu dibuat dari kedelai, sama seperti tempe. Perbedaannya adalah tidak ada proses fermentasi dalam pembuatan tahu. Bahan dasar dari kedelai ini membuat tahu kaya akan protein, zat besi, dan kalsium. Selain itu, tahu juga memiliki kelebihan yaitu kandungan lemak jenuh yang rendah, sehingga tidak perlu takut gemuk saat menkonsumsinya.”ucapnya.

Serka Sugeng Waluyo Juga menghimbau kepada pengusaha tahu khususnya Ayusman pemilik usaha tahu dan tempe jangan sampai mengunakan bahan pengawet, seperti pormalin, borak dan pemutih, kerna bahan tersebut bisa menimbulkan penyakit dan tidak baik bagi kesehatan”. Pungkasnya