Kabut Asap Menyerang Seluruh Wilayah Kabupaten Kampar

0
327

Bangkinang Kota, Auramedia.co – Bahaya kabut asap sudah mengancam kesehatan masyarakat Kampar. Asap sudah mengancam Hampir seluruh wilayah dan kecamatan yang ada di Kampar. Paling sedikitnya, 2637 warga Kampar per 25 Agustus sudah terserang penyakit ISPA.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi, SKM. M.Kes kepada wartawan, (26/08/19) di sela membagikan masker kepada masyarakat di bundaran depan rumah dinas Bupati Kampar Jl. Prof. M. Yamin Bangkinang mengatakan, bahwa saat ini kabut asap di Kampar sudah memicu terjadinya penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Mengantisipasi penyakit berbahaya tersebut, Dinas kesehatan Kabupaten Kampar membagikan masker kepada masyarakat. Pembagian masker akan dilaksanakan pada seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Kampar. Kabut asap sudah merata untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar, ungkap Dedy.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi, SKM.M.Kes membagikan masker kepada pengendara di Jl. Prof. M. Yamin, SH
Lebih lanjut Dedy mengatakan, bahwa Dinas Kabupaten Kampar sudah membagikan masker dari tiga bulan yang lalu semenjak kabut asap ada. “hari ini, kita bagikan sebanyak 3000 masker untuk msyarakat”, ungkap Dedy.

Mengingat bahaya asap sudah mengancam seluruh wilayah Kampar, maka Dinas kesehatan Kampar sudah memberikan edaran agar seluruh Puskesmas selalu siaga dan memberikan pelayanan 24 jam kepada masyarakat. Tidak ada alasan bagi satupun Puskesmas untuk tidak memberikan pelayanan 24 jam. Seluruh Puskesmas juga diminta menyiapkan satu ruangan khusus untuk melayani evakuasi korban kabut asap yang terserang penyakit ISPA. Seluruh Kepala Puskesmas juga diminta untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat akan bahaya kabut asap yang sudah memicu penyakit ISPA, tegas Dedy.

Melalui media Dedy juga menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati akan bahaya kabut asap. Masyarakat diharapakan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Jika terpaksa harus berkegiatan di luar rumah, maka pakailah masker. Para orang tua yang memiliki anak-anak dan balita agar selalu menjaga mereka. karena ISPA lebih mudah menyerang para lansia, balita dan anak-anak. Masyarakat diminta untuk banyak mengkosumsi cairan terutama air putih, mengkosumsi buah-buahan dan sayuran, ungkap Dedy.

Dedy juga mengatakan, bahwa Dinas sudah menyediakan ribuan masker untuk masyarakat. “Karena ini ancaman tahunan, maka kita sudah persiapkan antisipasinya. kita sudah persiapkan logistiknya”, ungkap Dedy. (adi jondri)