Surat Terbukaku Atas Keprihatinan Terhadap Potensi Wisata Pulau Belimbing

0
79

Untuk Abang dan Kakak Tersayang

Awak menulis surat ini dengan penuh harapan

Tolong perhatikan kesejahteraan warga Desa Pulau Belimbing

Setiap Sabtu awak jalan-jalan kesana melihat kondisi masyarakat.

Sekilas Nampak bangunan-bangunan adat dari kayu yang sudah lapuk kurang terawat.

Awak ingat bangunan-bangunan kayu itu sangat bernilai peninggalan sejarah kita bangsa Indonesia.

Kalaulah bisa peninggalan-peninggalan ini dilestarikan agar menundang wisatawan mancanegara.

Kalaulah bisa warganya diberdayakan agar dapat menjadi saksi sejarahw yang akan sangat menarik pewarganya diberdayakan agar dapat menjadi saksi sejarah yang akan sangat menarik perhatian wisatawan.

Kalaulah bisa ada warganya yang dapat menjadi “tour guide”.

Awak yakin kita bangsa besar yang mempunyai sejarah luar biasa dalam peradaban bangsa-bangsa di dunia, dan peradaban di desa Pulau Belimbing adalah salah satunya.

Kalaulah Abang dan Kaka ada kelapangan mari kita hidupkan lagi1 bangunan adat  dan aktifitas warga di desa Pulau Belimbing.

Kalaulah Abang dan Kakak ada kesempatan marilah kita sampaikan informasi wisata desa Pulau Belimbing kepada calon wisatawan mancanegara.

Mudah-mudahan kunjungan wisata ini akan berdampak positif meningkatkan apresiasi kita terhadap budaya masyarat desa Pulau Belimbing dan pada akhirnya akan dapat meningkatkan kesejateraan warganya.

Awak yakin Abang dan kakak tersayang sangat memperhatikan kesejahteraan warga urang  awak.

Tarimo kasih.

Penulis : Asep (Komunitas Pegiat literasi Kampar)