Warga Desak komisi IV DPRD Kampar Hearing Dinas Terkait

0
141

Bangkinang Kota, Auramedia.co – Para pedagang berjualan dipinggiran jalan, pengemudi becak motor parkir tak teratur sehingga membuat Kondisi jalan Datuk Tabano dan Sudirman Pasar Inpres Bangkinang Kota semrawut, hal ini tentu sangat mengganggu para pengguna jalan, Oleh karena itu masyarakat mendesak Komisi IV DPRD Kampar agar memanggil Kadis (kepala dinas) terkait, yakni Dinas Perhubungan, Sat Pol PP dan Dinas Perdagangan dan Pasar. (04/11)

Ketua RT 04 RW03 Bangkinang ,Jumaidi Desri kepada wartawan 4/11 di Bangkinang Kota Mengatakan,”kita minta pemkab melalui dinas terkait, agar bisa merapikan pedagang sekitar Ramayana, persoalan parkir agar bisa ditertibkan oleh dinas perhubungan Kampar, Penertiban Becak Motor, persoalan tersebut perlu segera dilakukan tindakan tegas oleh aparat dinas terkait yang bertanggung jawab, “Jelas Ketua RT04 Jumaidi Desri.

Disamping itu, Muhammad Ronny Saputra pemilik toko sarana bangunan jln. Datuk Tabano juga menyampaikan kekecewaannya dengan keadaan pasar yang tidak teratur.

“akses kami terganggu karna keadaan pasar yang sangat kacau, dimana orang berjualan dijalan dan parkir sembarangan, sehingga sangat mengganggu kami para pedagang, mobil keluar masuk tidak bisa, dan sangat mempengaruhi tingkat penjualan”, Keluhnya

Saya sangat berharap kepada pemerintah setempat untuk sangat memperhatikan keadaan pasar bangkinang kota yang
Sangat mengecewakan dengan keadaan pasar inpres saat ini.
Tidak ada perhatian yg ditujukan kepada keadaan pasar, dan keadaan pasar yg semberaut ini sudah berjalan lebih dari 3 tahun lamanya. Tambahnya.

Sementara itu, salah seorang Tokoh Muda Bangkinang Zaharmi Putra,ST kepada media ini senin 4/11 mengatakan,”kita sudah sampaikan masalah tersebut kepada wakil Rakyat DPRD Kampar namun hal itu belum mendapat tanggapan. Untuk itu kita berharap, agar DPRD segera memanggil Kepala Dinas yang terkait dan bertanggung jawab dalam persolan pasar dan jalan disekitar Plaza Bangkinang”ujar Zaharmi Putra ,ST putra Kampar yang alumni Universitas Langlang Buana Bandung Jawa Barat.

Dari pantauan media di lapangan kegiatan bertransaksi di lokasi ini sangat aktif dalam kesehariannya sehingga selalu mengganggu pengguna jalan lainnya.****