SMAN 1 Bangkinang Kota Komitmen Laksanakan Program Sekolah Ramah Anak

0
147
Kepala SMAN 1 Bangkinang Kota, M. Hendra Yunal, M.Si mengukuhkan Tim Pengurus Sekolah Anak SMAN 1 Bangkinang Kota

Bangkinang Kota, Auramedia.co – SMAN 1 Bangkinang Kota berkomitmen untuk melaksanakan Sekolah Ramah Anak (SRA). Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi dan psikososial anak. Sekolah Ramah Anak  merupakan sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab.

Kepala SMAN 1 Bangkinang Kota, M. Hendra Yunal, M.Si kepada wartawan (07/11/19) di sela kegiatan sehari belajar di luar sekolah SMAN 1Bangkinang Kota mengatakan, bahwa kegiatan sehari belajar di luar sekolah merupakan upaya untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA) dan dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional yang jatuh pada 20 November yang akan datang. Kegiatan sehari di luar sekolah diawali dengan guru dan tenaga pendidik menyambut para siswa di depan pintu gerbang dengan menerapkan 3-S, yakni Sambut, Senyum dan Sapa.

Hendra Yunal juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan sehari di luar sekolah merupakan wujud komitmen SMAN 1 Bangkinang Kota dalam melaksanakan program SRA. SMAN 1 Bangkinang Kota melalui program SRA berupaya membentuk karakter yang baik dan maju  kepada siswa didiknya. SMAN 1 Bangkinang Kota berupaya menanamkan nilai karakter disiplin, nilai karakter kebangsaan, nilai karakter Iman dan Taqwa dan nilai karakter cinta lingkungan. Karakter disiplin dipraktekkan dengan mengajak siswa hadir di lapangan pada pukul 07.00 Wib, karakter kebangsaan dipraktekkan dengan para siswa menyanyikan lagu Indonesia raya, karakter Iman dan taqwa dipraktekkan dengan sarapan pagi bersama yang diawali dengan do’a bersama, dan penanaman karakter cinta lingkungan dipraktekkan dengan kegiatan gotong – royong membersihkan kelas dan pekarangan sekolah, ungkap Hendra Yunal.

Kegiatan sehari luar sekolah ini juga diisi dengan kegiatan senam Germas bersama, tepuk hak anak dan yel-yel sekolah ramah anak serta beberapa kegiatan yang telah diamanahkan oleh kementerian pendidikan Republik Indonesia, ungkap Hendra Yunal.

Hendra Yunal juga mengatakan, bahwa SMAN 1 Bangkinang Kota sudah membentuk Tim pengurus sekolah ramah anak. Semua guru dan tenaga pendidik, karyawan dan para orang tua wali murid SMAN 1 Bangkinang Kota juga sudah mendeklarasikan sekolah ramah anak. Deklarasi bersama tersebut adalah komitmen dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap, mewujudkan sekolah yang aman, bersih, sehat, inklusif dan nyaman bagi perkembangan peserta didik, menghargai hak-hak anak, menjadi motivator, fasilitator sekaligus sahabat bagi peserta didik, menciptakan sekolah bebas asap rokok, minuman keras dan Napza, menciptakan sekolah bebas vandalisme (merusak) kekerasan fisik dan non fisik, membangun suasana sekolah sebagai komunitas pembelajaran dan tempat pendidikan dan tempat  pendidikan setelah keluarga, dan menciptakan lingkungan sekolah bebas pornografi dan pornoaksi, ungkap Hendra Yunal.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kabupaten Kampar, Tarmizi, SH mengatakan, bahwa kegiatan sehari di luar sekolah merupakan program yang sudah dirancang oleh kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Program ini merupakan wujud dari program sekolah ramah anak. Program SRA berupaya membentuk karakter siswa.

Lebih lanjut Tramizi mengatakan, bahwa SRA adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Pada SRA para guru sudah boleh bertanya kepada anak, apakah ananda hari ini sudah happy?, apakah ananda hari ini sudah enjoy?. Anak-anak tidak boleh belajar dan berkembang dalam tekanan. Anak –anak tidak boleh merasa tertekan oleh para guru dan tenaga pendidik di sekolah. Anak-anak harus belajar dengan enjoy dan happy. “mari kita terapkan 3-S, yakni Sambut, sapa dan senyum terhadap anak”, ungkap Tarmizi.

Tarmizi juga berharap agar kegiatan sehari di luar sekolah tidak hanya selesai dengan kegiatan serimonial saja. Penerapan sambut, sapa dan senyum mari kita aplikasikan setiap hari pada proses belajar dan mengajar di sekolah ini, ajak Tarmizi di hadapan seluruh majelis guru, tenaga pendidik dan karyawan serta wali murid SMAN 1 Bangkinang Kota.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Bangkinang Kota, Drs. H. Amirullah Harun kepada wartawan mengatakan,bahwa komite menyambut baik program sekolah ramah anak. Kita berharap para anak-anak kita memiliki rasa cinta dan hati nuraninya bisa menjadi anak Indonesia yang cinta kepada negara dan bangsa, cinta orang tua, cinta guru, cinta sekolah dan cinta kepada masyarakatnya.

Aminullah mengajak agar seluruh yang terkait dengan sekolah wajib memberikan apa yang sudah dicantumkan pada kriteria sekolah ramah anak tersebut. Sikap, tindak dan tanduk harus sesuai dengan kriteria. Guru wajib bisa menyampaikan apa yang menjadi sasaran sekolah ramah anak. Semuanya harus dipraktekkan dalam kegiatan sehari-hari. Para guru harus praktekkan dengan hati agar sasaran untuk membentuk karakter anak tersebut bisa terwujud, ungkap Aminullah.

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Kampar yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Kampar, H. Yurmailis Saruji, SE mengatakan, bahwa sekolah ramah anak sejalan dengan program daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Para anak harus kita perlakukan sesuai dengan hati nurani.

Yurmailis menyambut baik program sekolah ramah anak yang dilaksanakan SMAN 1 Bangkinang Kota. Yurmailis juga berbangga kepada pihak sekolah yang melaksanakan program SRA tersebut. Anak-anak harus dididik dan ditanamkan jiwa dan akhlakul karimahnya. Pihak sekolah diharapkan dapat memberikan perlakuan lembut dan memiliki keramahan agar anak-anak semangat dan tanpa tekanan dalam mengikuti proses belajar, ungkap Yurmailis.

Sebagai ketua LPTQ Kampar, Yurmailis mengajak kepada seluruh keluarga besar SMAN 1 Bangkinang Kota untuk bisa berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-38 tingkat Provinsi riau yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar mulai pada tanggal 24 -30 Novemberyang akan datang. Mari kita menjadi tuan rumah yang baik dan dapat memperlakukan semua tamu dengan penuh keramahan dan membantu mereka sebgaimana mestinya, ajak Yurmailis.

Sementara itu salah seorang wali murid SMAN 1 Bangkinang Kota, Muhammad Rasyid menyambut baik program sekolah ramah anak. Rasyid menilai SMAN 1 Bangkinang Kota sudah terkelola dan tertata dengan baik. Anak-anak tidak bisa bebas keluar – masuk sekolah. Anak-anak dididik dengan penuh disiplin. Sekolah terlihat bersih, indah dan Asri yang penuh ditumbuhi oleh bunga dan tanaman hijau di perkarangan sekolah, ungkap Rasyid.(adi jondri)