Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Bangkinang Mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

0
426

Bangkinang, Auramedia.co – Rabu (13/11/2019) Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Bangkinang mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Makmur Lingkungan Tanjung Kelurahan Pasir Sialang dengan penceramah Ustad Nursal, S.Hi. MH.
Abuya Maswir S.Ag yang mewakili salah satu penyuluh agama non PNS Dalam sambutan ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengurus yang telah mempersilahkan untuk membuat kegiatan di Masjid Baitul Makmur. Selanjutnya buya maswir menyampaikan program-program yang telah dibuat oleh penyuluh agama. Seterusnya ia memperkenal penyuluh agama kecamatan bangkinang diantarnya Adi Putra,S.Hi, yunus Izzazi, Spd, Hendri Kusnedi, SE, Kharuddin, Drs H. Zukirman, Busri, SH. Ilham Maulana, S.Pd, Faisal Mar’ I Muhammad dan Maswir S.Ag.
Lebih lanjut abuya maswir dalam sambutannya bahwa penyuluh Agama Non PNS yang ada di Indonesia lebih kurang 50.000 orang. Jumlah Itu didapat ketika ia diklat dipadang selama satu Minggu, acara tersebut dibuka langsung oleh kementrian agama Bapak Lukman Hakim.
Lanjut nya lagi Kecamatan Bangkinang berjumlah 10 orang yang didampingi oleh penyuluh agama fungsional gusmawati pada kesempatan itu dia juga ikut hadir dalam acara tersebut.Ia juga menyampaikan bahwa masing-masing penyuluh agama memiliki tugas dan fungsi masing-masing.
Setelah sambutan berakhir dilanjutkan pengisian ceramah agama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh abuya Nursal, Abuya Nursal menyampaikan ceramah yang dihadiri ratusan jamaah, yang tidak saja berada di Lingkungan Tanjung juga dihadiri oleh orang yang berada diluar lingkungan tanjung.
Ceramah yang disampaikan oleh Ustad Nursal, S.Hi. MH. Bertitik tolak pada surat attaubah ayat 128 yang artinya “sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari kaum mu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu , sangat mengingikan keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmim.
Kupasan ayat tersebut sangat menyentuh hati jamaah seluruhnya, dia juga mengilustrasikan dalam ceramahnya contoh-contoh sederhana, diakhir ceramahnya ustad Nursal sangat menginginkan untuk tidak boleh meninggalkan solat, “sio-sio awak hidup kalau indak sholat” terangnya dalam ceramah. Diakhir hayat Nabi Muhammad SAW ia menyampaikankan pesan kepada umatnya untuk mendirikan sholat. Tutupnya. (Sukardi)