Pemkab Kampar Lakukan Langkah Antisipasi Penanganan Banjir

0
578

Bangkinang Kota, Auramedia.co – Menyikapi tingginya curah hujan dan tingginya air waduk PLTA Koto Panjang yang mengakibatkan dibukanya spillway, Pemda Kampar lakukan langkah antisipasi banjir akibat meluapnya air aliran Sungai Kampar. Langkah antisipasi dimulai dari pendataan titik rawan bencana banjir hingga persiapan penanganan pasca banjir.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Drs. M. Amin Pilda kepada wartawan, (11/11/19) seusai rapat kordinasi persiapan penanganan banjir di kantor Dinas Kominfo Kampar mengatakan, bahwa Pemda Kampar sudah melakukan beberapa langkah sebagai antisipasi penanganan banjir di Kabupaten Kampar.
Amin Pilda menambahkan, diantara langkah antisipasi yang sudah dilakukan oleh Pemda Kampar adalah melakukan pendataan terhadap titik rawan bencana. Dari 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar, terdapat 13 kecamatan yang menjadi titik rawan bencana banjir, diantaranya Kecamatan Kuok, Salo, Bangkinang, Bangkinang Kota, Kampar, Kampar Utara, Rumbio, Kampa, Siak Hulu, Perhentian Raja,  Tambang,  Rumbio, dan Kecamatan Gunung Sahilan. Dari 13 kecamatan tersebut terdapat 112 titik lokasi rawan bencana banjir, ungkap Amin Pilda.
Kadis Sosial Kampar, Drs. M. Amin Pilda memverikan keterangan kepada wartawan terkait langkah antisipasi Pemkab Kampar dalam penanganan banjir

Kepada wartawan Amin Pilda juga menjelaskan, bahwa saat ini Dinas Sosial sudah mendirikan 65 tenda pengungsian di dataran tingi, membuka dapur umum, menyediakan 2 unit perahu poly telen, 4  unit perahu dholpin, 65 unit pelampun, 1unit, mobil truk, 1 unit mobil dapur umum,  3 unit sepeda motor, 5 unit hendy telky, 4000 bungkus bantuan sambako berupa mie instan, makanan anak 180 paket, kasur 30 unit, peralatan dapur keluarga 30 paket, family kit 25 paket, kids ware  25 paket, paket lauk pauk 200 paket,  warepack dan peralatan tagana 5 paket.

Sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh PLTA saat ini, bahwa tinggi elevasi : 83.74 mdpl, maka sekitar jam 11.00 Wib akan dibuka spillway sebesar 5 X 100, ungkap Amin.
Melalui media Amin menghimbau agar masyarakat yang berada di pinggiran sepanjang Sungai Kampar agar berhati-hati. Anak-anak jangan dibiarkan main di pinggir sungai serta selamatkan barang-barang berharga, ungkap Amin Pilda.(Adi Jondri)