Respons Wiranto yang Bakal Jadi Dewan Pertimbangan Presiden

0
130

Jakarta – Nama Wiranto disebut akan menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Joko Widodo. Apa respons mantan Menko Polhukam itu?

Wiranto datang menyambangi kantor Kemenko Polhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019). Dia mengaku datang ke kantor lamanya untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

Wiranto terlihat memakai baju koko berwarna putih, celana hitam beserta peci hitam. Dia datang menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna hitam.”Mau salat dulu,” kata Wiranto.

Ketika ditanya terkait kabar dia akan menjadi anggota Wantimpres, Wiranto enggan bicara gamblang, Dia mengaku tidak tahu terkait isu itu.

“(Jadi Wantimpres) kita belum tahu,” ucap Wiranto.

Presiden Jokowi akan mengumumkan 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) siang ini. Ada sejumlah tokoh ditunjuk jadi penasihat Presiden. Berikut ini daftar nama-nama yang sudah ditunjuk menjadi Wantimpres oleh Jokowi, sejauh ini.

Nama pertama yang dipastikan ditunjuk oleh Jokowi sebagai Wantimpres adalah politikus senior PDIP Sidharto Danusubroto. Sidharto lantas mengungkap nama-nama lain yang masuk jajaran Wantimpres. Di antaranya adalah mantan Menkopolhukam Wiranto, pengusaha Arifin Panigoro, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, dan pengusaha Putri Kuswisnu Wardani.

Selain itu, Habib Luthfi bin Yahya dan pengusaha Dato Sri Tahir juga ditunjuk menjadi Wantimpres Jokowi.

Jika benar Wiranto menjadi salah satu wantimpres, ia harus mengundurkan diri dari jabatannya di Hanura. Wiranto menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina di partai pimpinan Ketum Oesman Sapta Odang (OSO) tersebut.

“Berdasarkan UU No 19/2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, maka Wiranto harus mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai Hanura. Pengunduran diri tersebut maksimal 3 bulan setelah dilantik,” ungkap Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah.

“Mundur dari Ketua Dewan Pembina dengan persetujuan tertulis dari Ketua Umum,” lanjut dia.

 

Sumber: news.detik.com