Air Terjun Paliak Lebong dan Potensi Air Minum Mineral

0
283

Lebong, auramedia.co – Terletak di lereng bukit barisan dan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), keberadaan Air Terjun Paliak Embong Uram Lebong memiliki aliran sungai bening dan nuansa asri hutan alami hujan tropis. Konon di masa penjajahan Belanda, para serdadu kolonial Belanda meminum air sungai mengalir dari air terjun Paliak tanpa di masak terlebih dahulu, karena mereka menganggap sangat jernih, bersih dan higienis.

Air terjun Paliak, kalau di tanah Pasundan di sebut Curug. Dengan percikan air yang cukup deras dan kebeningan serta kebersihan memiliki daya tarik sendiri bagi para wisatawan khususnya dari wilayah lokal. Selama ini, kendaraan untuk menjangkau air terjun hanya sampai di bendungan irigasi sungai Uram, sehingga membutuhkan waktu sekitar 30 – 60 menit berjalan kaki menuju lokasi menelusuri pinggiran sungai Uram.

Air Terjun Paliak Lebong

Daya jangkau dengan berjalan kaki menuju air terjun Paliak, sehingga banyak para wisatawan hanya terhenti di aliran bendungan irigasi sungai Uram yang tak kalah menarik dengan air Terjun Paliak, memiliki lubuk tidak terlalu dalam seperti kolam berenang alami yang biasanya digunakan untuk bermandi bagi para wisatawan baik dari anak – anak sampai orang dewasa.

Kedepan beberapa pekerjaan rumah pemerintah kabupaten Lebong agar bisa mewujudkan Air Terjun Paliak Embong Uram sebagai salah satu destinasi wisata unggulan khususnya di kabupaten Lebong dan provinsi Bengkulu umumnya. Pertama, untuk efektifitas dengan membuka akses jalan menuju Air Terjun Paliak, baik untuk kendaraan motor beroda dua maupun mobil. Sehingga para wisatawan tidak direpotkan dan menghabiskan waktu dengan berjalan kaki menuju lokasi.

Air Terjun Paliak Lebong

Kedua, bekerjasama dengan investor untuk membangun wahana Waterboom dan permainan air secara alami di sekitaran bendungan irigasi air sungai Uram. Sehingga lebih tertata, indah dan menarik bagi para wisatawan untuk bersantai ria di hari libur bersama keluarga. Tentu bagi pemerintah dengan penataan objek wisata Air Terjun Paliak dan sekitarnya akan menaikkan jumlah wisatawan yang akan berkunjung dengan membayar retribusi sebagai pendapatan asli daerah (PAD).

Melihat potensi air sungai Uram yang mengalir dari Air Terjun Paliak membuka memori kita pada satu daerah di Jawa Tengah tepatnya di Desa Ponggok Ponggok di kecamatan Polanharjo. Desa Ponggok saat ini telah dikembangkan menjadi desa wisata air, mengingat Desa Ponggok memiliki potensi air yang melimpah. Persis dengan aliran sungai Uram, di saat kemarau panjang tidak mengalami kekeringan dan hanya debit air akan mengecil.

Dengan pengelolaan yang baik akan potensi air yang melimpah di Desa Ponggok, BUMDES Tirta Mandiri yang dinobatkan sebagai BUMDES terbaik tahun 2018 mampu meraup pemasukan desa 14,2 M pertahun. Adapun bisnis inti dari BUMDes tersebut adalah pengembangan wisata air berupa Umbul Ponggok yang menyediakan berbagai permainan air. Dimana dengan wisata air yang dikembangkan desa Ponggok mampu menarik wisatawan baik lokal maupun internasional.

Berdasarkan data dari marketing dan sekretariat desa Ponggok (03/01/2019), Destinasi Desa Wisata Umbul Ponggok saat libur natal dan tahun baru mengalami peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan, Jumlah pengunjung objek wisata yang dikelola Badan Usaha Milik (BUM) Desa Tirta Mandiri tersebut per hari 3.500 orang. 
Perputaran uang diUmbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten mencapai ratusan juta rupiah per hari selama liburan perayaan Natal dan Tahun Baru. 

Tentu pemerintah kabupaten Lebong perlu mengkaji secara mendalam akan potensi ini dan melakukan studi banding ke desa Ponggok dan BUMDES Tirta Mandiri untuk mempelajari kemungkinan akan dibangun serta dikembangkan potensi objek wisata permainan air di wilayah objek wisata Air Terjun Paliak dan sungai Uram Lebong.

AIR MINUM MINERAL URAM

Selain objek wisata permainan air yang bisa dikembangkan di Air Terjun Paliak dan bendungan irigasi sungai Uram adalah mengembangkan bisnis air minum mineral kemasan. Dengan kandungan mata air jernih dan bening, bisa menjadi alternatif sumber air minum mineral kemasan khususnya di wilayah kabupaten Lebong.

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menarik investor dari luar untuk menanam saham dalam membangun pabrik air minum mineral yang bersumber dari mata air terjun Paliak. Sehingga ini juga dapat menjadi solusi bagi para pemuda yang tidak memiliki pekerjaan dan dapat menjadi pemasukan PAD kabupaten Lebong khususnya.(***)

Ditulis Oleh : Andriadi Achmad