Pemuda komppak wujudkan koto mesjid sebagai desa eco wisata dan edu wisata

0
370

Kampar, Auramedia.co – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir Zulia Dharma, Humas cepron, Dosen STP Pekanbaru dan anggota lainnya mengunjungi Sekretariat Pemuda Komppak dusun 1 pincuran bilah Terkait kegiatan pemuda komppak dalam mewujudkan koto mesjid sebagai desa eco wisata dan edu wisata. (17/02/2020).

Terkait kegiatan pemuda komppak dalam mewujudkan koto mesjid sebagai desa eco wisata dan edu wisata. Pemuda komppak adalah pemuda yang kreatif yang memanfaatkan air terjun dan juga memanfaatkan sampah-sampah bekas untuk didaur ulang.

Sebagai contoh, pemuda komppak telah membuat tempat minuman dari tempurung kelapa dan juga tong sampah dari botol aqua bekas dan banyak hal lain lagi yang bisa dilihat dan dikembangkan di desa koto mesjid ini. Selain pengembangan Air terjun pemuda komppak juga buat bank sampah.

Kunjungan kepala dinas pariwisata kampar, humas cepron, dosen STP Pekanbaru dan anggota Terkait kegiatan pemuda komppak dalam mewujudkan koto mesjid sebagai desa eco wisata dan edu wisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir Zulia Dharma saat di wawancarai wartawan mengatakan, masyarakat koto mesjid sebagai desa wisata tentu kita harus bersatu padu bersama-sama mewujudkan koto mesjid kedepannya.

“jadi Satukan pendapat Satukan visi misi untuk memajukan daerah kita, bisa ketemu di lagu desa wisata di Kampar yang mana kemarin dapatkan juara 2 di provinsi Riau” jelas Zulia Dharma.

” kemudian kita harus kerja sama dan saling berkoordinasi dengan dinas terkait, datangi dinas-dinas terkait agar kegiatan kita dapat dikembangkan Sehingga nantinya Kami tetap melakukan pembinaan sesuai dengan aksi dinas terkait masing-masing” imbuh Zulia Dharma.

Ketua pemuda komppak dusun 1 pincuran bilah Rizky Hidayat kepada wartawan, kedepan untuk masalah bank sampah dan air terjun ini harapan kedepannya kelompok tetap Solid dan kompak serta tetap konsisten dengan tujuan utamanya dan dapat membangun kreativitas baru dan juga dari Sinergi tentu kita mengharapkan adanya pihak terkait seperti dinas terkait dan juga stakeholder yang lain-lainnya.

“mewujudkan Desa Koto mesjid sebagai desa wisata yang bersih dari sampah dengan teknologi yang kita terapkan itu teknologi pengolahan sampah bertemakan ekobrik dan juga ada pemanfaatan seperti barang-barang kreatif yang telah dibuat dan juga outputnya sendiri ke sungai Gagak”. imbuh Ketua pemuda komppak Rizky Hidayat. (Harisep).