Pencegahan Virus Corona, Bupati Catur ; Hentikan Sementara Kegiatan Mendatangkan Massa, Dan Dinas Luar

0
233

Bangkinang Kota – (auramedia.co)-
Menindak lanjuti Rapat Koordinasi Bupati kampar bersama Gubernur Riau terkait bahaya penyakit Corona virus Covid-19, maka Bupati Kampar H Catur Sugeng,SH mengelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Forkopimda dan Dinas dilingkungan Pemda Kampar.

Rapat yang dihadiri Forkopimda antara lain Ketua DPRD Kampar M Faisal,ST, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, Kapolres Kampar AKBP M Kholiq,SH,SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Suhendri,SH,MH, Sekda Kampar Drs Yusri,M.Si, para Asisten,Staf Ahli, Kepala OPD dan Camat tersebut dilaksanakan di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Bangkinang, selasa (18/3/20).

Catur Sugeng menjelaskan, hahwa kondisi yang kita lihat dan rasakan saat ini memang tidak terjadi apa-apa di kampar. Akan tetapi setelah rakor bersama Gubernur dan seluruh Kepala Daerah se-Riau, ternyata betapa seriusnya seluruh elemen saat ini dalam menyikapi Covid-19.

Untuk itu Bupati kampar menyampaikan,bahwa ini harus menjadi perhatian kita semua,agar membatasi diri kita, untuk pemda kampar mulai hari ini kegiatan yang mendatangkan masa, rapat-rapat dan dinas luar sementara dihentikan sampai ke desa-desa.

Untuk diketahui bahwa seseorang dari luar negeri yang dalam perjalanan masih sehat tetapi terinfeksi corona, maka sepanjang perjalanan 250 orang akan terkena dampak corona. “sebab corona C-19 bisa masuk dari jarak 1-2 meter”.

Kita harus melihat berberapa orang yang terjangkit C-19 khusus di Riau sementara sebanyak 19 orang, jangan kita seperti negara Italia yang kemaren mungkin mengangap ini hal biasa. Dengan demikian mulai saat ini kita harus serius dan berhati-hati untuk diri kita dan orang lain.
Saat ini Bupati kampar juga membentuk Tim Satuan Tugas (satgas) khusus untuk mensosialisasikan dari tiga hal yang perlu diketahui masyarakat, pertama mengetahui gejala, resiko dan penularan virus corona.

Selanjutnya terkait sekolah yang diliburkan, Bupati kampar minta tanggung jawab orang tua. Jangan pula libur orang tua membawa anak-anak jalan-jalan, kemudian guru juga selalu memberikan tugas serta terus memantau lewat via ponsel. (red).