Bupati Kampar Menanggapi Aspirasi Masyarakat Yang Belum Dapat Bantuan Terkait Covid-19

0
1182

BANGKINANG KOTA-auramedia.co-Menyikapi rendahnya alokasi Dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk Kabupaten Kampar, perwakilan kelompok masyarakat yang tergabung dalam Whatsapp Grup Ikatan Pemuda Kampar Riau (WAG IPKR) bertemu langsung dengan Bupati Kampar. Rombongan datang untuk menyampaikan aspirasi dan mendengarkan langsung paparan kerja Pemkab Kampar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (25/6/2020) itu dihadiri oleh Pakar Hukum Dasril Affandi SH MH, Tim Ahli Pendamping Desa Provinsi Riau Afifuddin ST, sejumlah pemuda Kampar seperti Beni Zairalatha SH MH, Firdaus, Mawardi Tombang, Aliet, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kampar Molli Wahyuni dan beberapa aparat desa.

Pertemuan perwakilan WAG IPKR dengan Bupati berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan tetap memperhatikan ketentuan protokoler covid19. Meski lelah karena kegiatan yang nonstop turun ke desa-desa menyerahkan sekaligus memantau kondisi masyarakat, akan tetapi Bupati menerima rombongan dengan penuh semangat.

Pertemuan dengan Bupati berlangsung selama lebih kurang 2 jam. Mengawali pertemuan, Bupati menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk membantu masyarakat, mulai dari perjuangan memperoleh dana bantuan dari pusat, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta hingga provinsi Riau.

Menyinggung tentang bankeu Pemprov, Bupati menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan sharing budget antara Pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota. “Intinya begini, upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kampar sangat maksimal, karena kita juga tidak hanya bertumpu pada APBD dan APBN saja, tetapi juga merangkul perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kampar. Alhamdulillah, salah satunya seperti PTPN V sudah menyalurkan bantuan ribuan paket sembako untuk masyarakat,’’ ungkap Bupati.

Bupati Catur Sugeng juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan WAG IPKR yang sudah meluangkan waktu dan menuangkan pokok fikiran dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait penyaluran bantuan bagi warga terdampak covid19. “Saya justru senang dikunjungi dan diberikan masukan seperti ini, sehingga saya tidak dibiarkan berfikir sendirian dalam memikirkan langkah-langkah untuk membantu masyarakat kita,’’ujarnya yang sekaligus berjanji akan menindaklanjuti informasi-informasi dari WAG IPKR ke dalam rapat dinas OPD Pemkab Kampar.

Pada kesempatan tersebut, Pakar Hukum Dasril Affandi,SH menyampaikan bahwa kedatangan perwakilan WAG IPKR merupakan bentuk kepedulian perwakilan masyarakat Kampar terhadap kondisi yang ada saat ini. Kevalidan dan keakuratan data sangat penting agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sasaran.

“Kami pada kesempatan ini menyampaikan pokok-pokok pikiran yang dapat kami sampaikan sebagai masukan kepada Bupati, sebab tentunya Bupati adalah penentu kebijakan di daerah ini. Hal yang sangat penting adalah masalah akurasi data yang layak mendapatkan bantuan, terutama masyarakat terdampak yang tidak tercantum dalam DTKS,”ucap Dasril.

Menambahkan keterangan Dasril, Affifuddin menyampaikan tentang pentingnya singkronisasi data agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyaluran bantuan. “Bupati bisa berdayakan tim IT untuk melakukan verifikasi data, sehingga dana-dana yang akan diterima nantinya bisa disalurkan kepada masyarakat secara lebih luas, dan lebih banyak yang masyarakat yang memperoleh bantuan,’’ujarnya.

Sekretaris PWI Molli Wahyuni juga menyampaikan kepada Bupati tentang perlunya peningkatan penyebarluasan informasi kepada masyarakat tentang upaya-upaya pemerintah yang didukung oleh data yang akurat. Di samping itu, ia juga mengharapkan agar pemerintah memperhatikan keberlangsungan sektor pendidikan ke depan bila Covid-19 ini masih berlanjut.

Terkait persoalan data tersebut, Bupati Catur berjanji akan mengumpulkan seluruh perangkatnya terkait evaluasi pendataan korban terdampak Covid-19.

“Besok (Rabu/26-5-2020) saya akan kumpulkan perangkat untuk mengevalusi pemutakhiran data. Dan kita akan mencoba berkoordinasi dengan pihak Pemprov tentang celah usulan data baru” kata Bupati Catur.

Menutup pertemuan, perwakilan WAG IPKR itu menyampaikan hasil notulensi rapat virtual yang diadakan pada Sabtu (22/5/2020) yang merupakan beberapa rekomendasi dari peserta rapat virtual tersebut.

Mawardi Tombang juga menyampaikan kepada Bupati Kampar bahwa direncanakan akan dilaksanakan virtual meeting selanjutnya untuk membahas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab, sekaligus menghimpun pendapat dari berbagai kalangan untuk mendukung pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.
(redaksi)