“Majulah Negeriku Dengan Kebersamaan Yang Utuh, Berhentilah Saudaraku Pada Perdebatan Yang Gak Perlu”.

0
264

XIII Koto Kampar, auramedia.co – Mendengarkan diskusi ringan sore itu, (05/06/20) sungguh membuat diriku bahagia diliputi perasaan gembira dengan harapan sejahtera. Diskusi kepala daerah Kabupaten Kampar bersama dua orang pejabat negara Aset Kabupaten Kampar yang saya saksikan itu memberikan gambaran, bahwa negeriku yang dijuluki dengan Serambi Mekkahnya provinsi Riau ini menyimpan  potensi wisata yang bakal menjadi sumber PAD dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakatnya.

Di daerahku ternyata memiliki kawasan wisata Suaka Marga Satwa Rimbang Baling yang ternyata meenjadi Destinasi wisata terbaik provinsi Riau tahun 2019. Negeriku juga menyimpan berbagai macam keindahan destinasi wisata yang bisa membuat pengunjung aman, nyaman dan bahagia bersama sahabat dan keluarga.
Pada diskusi itu juga saya mendengarkan dan melihat keseriusan dan komitmen yang kuat dari Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah bersama anggota DPR – RI, H. Syahrul Aidi Ma’azat dan anggota DPD- RI, Edwin Putra Pratama untuk memajukan pariwisata Kabupaten Kampar.
H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah bahkan meyakinkan peserta diskusi, bahwa dirinya yakin dan optimis pariwisata di Kabupaten Kampar akan dapat dikembangkan secara baik. Pemda Kampar saat ini terus berupaya dan bekerja keras untuk melakukan percepatan pengembangan pariwisata. Pemda Kabupaten Kampar saat ini berupaya untuk memperjuangkan agar destinasi wisata Suaka Marga Satwa Rimbang Baling dapat dijadikan sebagai destinasi wisata nasional. Saat ini pada kawasan Bukit Rimbang Baling tengah dibangun jalur interpretasi (jalur penghubung) untuk sembilan desa guna memperlancar akses transfortasi di daerah tersebut. Untuk pembangunan jalur interpretasi tersebut, Catur Sugeng sebagai Bupati Kampar telah wmenandatangani naskah kerjasama dengan BKSDA Riau di  ruang rapat Dirjen KSDA gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI pada beberapa waktu yang lalu.
Catur Sugeng juga mengatakan, untuk mengembangkan pariwisata harus didukung dengan pembangunan infrastruktur. Untuk pembangunan infrastruktur, Pemda Kampar sudah meminta kepada pemerintah pusat, agar di Muara Takus XIII Koto Kampar dibuat interchange (simpang susun) exit Tol Bangkinang -Pangkalan untuk mendukung percepatan pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar. “Alhamdulillah permintaan untuk upaya pengembangan pariwisata di sekitar PLTA Koto Panjang guna peningkatan PAD dan peningkatan ekonomi masyarakat tersebut dipenuhi okeh pemerintah pusat.
Setelah didukung oleh sarana dan prasarana infrastruktur, kita tinggal berupaya untuk mengelola destinasi wisata secara baik dan apik sehingga menarik minat wisatan untuk menikmati keindahan dan kenyamanan pariwisata Kabupaten Kampar, jelas Catur Sugeng Susanto dalam diskusi tersebut.
Bupati Kampar yang bergelar Datuk Rajo Bertuah tersebut juga menayatakan, bahwa dengan berkembang dan majunya pariwisata Kampar, maka akan berdampak untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatnya ekonomi masyarakat Kabupaten Kampar khususnya masyarakat yang berada di sekitar objek wisata.
Pada diskusi tersebut saya juga menilai, bahwa Bupati Kampar yang disapa Along Catur oleh anak Kamanakan kenegerian petapahan tersebut  memahami betul akan pentingnya dorongan dan dukungan dari semua stakeholder dan semua elemen masyarakat. Along Catur mengucapkan terima kasih dan merasa bersyukur dengan adanya anggota DPR-RI, H. Syahrul Aidi dan anggota DPD-RI, Edwin Putra Pratama yang selalu memberikan dukungan untuk kemajuan Kabupaten Kampar.
Dalam diskusi tersebut saya juga melihat keseriusan Anggota DPR-RI, Ustadz H. Syahrul Aidi Ma’azat untuk selalu memperjuangkan pembangunan Kabupaten Kampar sesuai dengan kewenangan dan amanah yang diembannya. Syahrul Aidi bahkan menyampaikan beberapa program pemerintah pusat yang mungkin bisa diambil peluangnya oleh pemerintah daerah Kampar untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar. Untuk kemajuan wisata, Syahrul Aidi berharap agar seluruh objek wisata menawarkan produk ciri khas daerah Kabupaten Kampar.
Semangat senator muda Riau yang duduk di DPD-RI, Edwin Putra Pratama menambah alotnya diskusi sore itu. Edwin bahkan menyampaikan beberapa strategi untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar. Untuk memicu semangat pengembangan pariwisata, Edwin bahkan menceritakan beberapa pengalamannya saat berkunjung pada objek wisata yang ada di negara lain.
Ada yang menarik perhatianku, pada diskusi sore itu, Edwin bahkan mengatakan, bahwa di masa kepemimpinan Catur Sugeng, Kampar ini berkah dan banyak diberikan kemudahan. Di masa kepemimpinan Catur Sugeng, Kampar memiliki anggota DPR-RI dan DPD-RI asal Kampar. Sehingga kami berdua bisa berjuang di senayan untuk kemajuan Kampar.
Pada diskusi sore itu, Kababes KSDA Provinsi Riau, H. Suharyono, SH mengatakan, bahwa Kabupaten Kampar banyak memiliki tempat-tempat indah yang layak dikunjungan oleh wisatawan. Tinggal saat ini, bagaimana Kampar bisa meningkatkan pengelolaan dan pengembabgan agar dapat menarik perhatian wisatawan untuk menikmati objek wisata yang ada di Kabupaten Kampar. Suharyono bahkan menceritakan pengalamannya ketika bertugas di Bali. Paling tidaknya, Kampar bisa membuat jalur yang menghubungkan seluruh objek wisata di Kabupaten Kampar. Kampar juga perlu memikirkan tentang tujuan antara bagi wisatawan, sehingga wisatawan bisa menikmati perjalanan selama berada di Kampar. Partisipasi dan penerimaan masyarakat terhadap tamu yang datang menjadi salah satu faktor penentu untuk pengembangan pariwisata Kampar. Kampar juga harus mampu mempersiapkan atraksi seni dan budaya kearifan lokal untuk dinikmati para wisatawan.
Sore yang diiringi rintisan hujan tersebut juga menjadi sempurna ketika saya mendengarkan Construction Manager Pt. Wijaya Karya (Persero) Jl. Tol Bangkinang-Pangkalan, Muammar Chumaidi mengungkapkan, bahwa permintaan khusus Pemda Kampar untuk pembangunan interchange (simpang susun) exit Tol Muara Takus telah disetujui guna mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar.
Dari diskusi sore itu saya berpikir, ternyata membangun dengan kebersamaan itu banyak memberi kemudahan dan manfaat. Semua persoalan akan mudah dicarikan solusinya.
Kepala Bappeda Kampar, Ir. Azwan, M.Si saat menjadi moderator diskusi tentang percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata Kabupaten Kampar

Pada diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Bappeda Kampar, Ir. Azwan, M.Si yang juga dihadiri oleh Kadis Pariwisata Kampar, Zulia Dharma, sore itu saya juga berharap, semoga kebersamaan itu tetap terjaga. Semoga kebersamaan itu menjadi kekuatan besar dalam pembagunan negeriku. Semoga seluruh stakeholder pembangunan negeri ini dapat memahami dan menjaga kebersamaan dan silaturrahmi. Semoga seluruh elemen masyarakatku dapat berada dalam satu-kesatuan yang utuh.

“Majulah negeriku dengan kebersamaan yang utuh, berhentilah saudaraku dalam perdebatan yang gak perlu”, gumamku sembari menghabiskan teh panas dalam gelas yang menemaniku pada diskusi sore itu.(Adi Jondri)