Catur Sugeng Selalu Sosialisasikan Akan Pentingnya Kedisiplinan Dalam Mematuhi Anjuran Pemerintah Di Era New Normal Covid-19

0
399

Teratak Buluh, auramedia.co – Bupati Kabupaten Kampar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna memberikan kesadaran akan pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti anjuran pemerintah agar selalu memperhatikan protokoler kesehatan di masa era new normal pandemi Covid-19. Catur Sugeng berharap agar kesehatan masyarakat selalu terjaga meskipun berada dalam era new normal di tengah pandemi Covid-19.

Menurut pantauan wartawan, (08/06/20) seusai memimpin apel siaga new normal covid-19, Bupati Kabupaten Kampar, Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah langsung memantau pasar tradisional Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekda Kampar, Drs. Yusri, M.Si Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Drs M. Amin Filda, Kasatpol PP Kampar, Nurbit, Kadis PMD Kampar Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Kesehatan Dedi Sambudi, Kadiskominfo Kampar Arizon, Kadis Pertanian Bustan, Camat Siak Hulu Fajri, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kampar Afrudin Amga, Kapus Siak Hulu dan Kepala Desa Teratak Buluh.

Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah membagikan masker saat memantau pasar tradisional Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu

Ketika berada di pasar tradisional Teratak Buluh, Catur Sugeng terlihat berdialog dengan para pedagang yang dijumpainya. Kepada para pedagang, Catur Sugeng menanyakan kondisi pasar dan hasil jual-beli pedagang di tengah pandemi Covid-19. Catur Sugeng juga menyampaikan pesan dan mengajak para pedagang untuk selalu mematuhi anjuran pemerintah dengan mengikuti protokoler kesehatan di era new normal Covid-19. Sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga sekalipun melakukan aktivitas ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Selain membagikan masker dan helm pelindung wajah (face sheild) kepada para pedagang di pasar tradisional Teratak Buluh, Catur Sugeng juga mengingatkan kepada para pedagang dan masyarakat untuk selalu memakai masker, rajin cici tangan dan selalu menjaga jarak aman di era new normal Covid-19.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Teratak Buluh, Nurbaya (43) kepada wartawan mengaku tidak keberatan dalam mengikuti anjuran pemerintah yang disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kampar tersebut. Nurlena menyadari, apa yang disuruh oleh Bupati Kampar tersebut adalah upaya untuk mendapatkan kebaikan bagi dirinya dan usaha untuk selalu menjaga kesehatan masyarakat Kampar.

Kepada wartawan Nurbaya juga mengaku, bahwa selama pandemi covid-19, hasil penjualan gorengannya di pasar tradisinal Teratak Buluh jauh berkurang. “Biasanya jual beli kami sekitar Rp. 1.000.000,- setiap hari pasar, tetapi selama pandemi covid-19, kami hanya mendapatkan sekitar Rp. 500.000,- saja”, ungkap Nurbaya.

Kepada wartawan Nurbaya juga menyampaikan harapannya agar covid-19 cepat berakhir. Sehingga penjualannya dapat seperti biasanya.(Adi Jondri)