Catur Sugeng Beraharap Restocking Dapat Mengantisipasi Kepunahan Ikan Di Sungai Larangan Jembatan Miring Empat Balai

0
289
Empat Balai, auramedia.co – Pemda Kabupaten Kampar berharap ketersediaan pangan masyarakat tetap terpenuhi. Pemerintah menginginkan ketersediaan ikan untuk kosumsi masyarakat tetap terjaga. Kegiatan restocking benih ikan jelawat di sungai larangan sangat penting untuk mengantisipasi kelangkaan ikan bagi masyarakat.
Menurut pantauan wartawan, (16/06/20) Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah didampingi Kepala Balai Karantina Pekanbaru, Eko Sulistyanto, Kepala Dinas Perikanan kelautan Provinsi Riau Ir. H. Herman Mahmud. M Si, Kepala dinas Perikanan Kabupaten Usman Amin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dedi Sambudi, SKM. M.Kes, Camat Kuok Darusmar, Kepala Desa Empat Balai Mualimin Ya’kub menaburkan 100.000 Benih Ikan pada kegiatan Restocking Benih Ikan Jelawat di Desa Empat Balai Kecamatan Kuok. Benih ikan jelawat yang ditaburkan merupakan jenis ikan yang biasa hidup di sungai larangan jembatan miring Empat Balai tersebut.
Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah menaburkan 100.000 benih ikan jelawat di Sungai Larangan Jembatan Miring
Catur Sugeng kepada wartawan mengatakan, bahwa pemerintah selalu hadir ditengah kehidupan masyarakat. Pemerintah selalu berupaya memberikan jaminan ketersediaan pangan kepada masyarakat. Kegiatan restocking ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan ikan untuk kosumsi masyarakat.
Kegiatan restocking benih ikan jelawat (lebtobarbus hoevenii) dengan menabur 100.000 benih ikan jelawat di sungai larangan jembatan miring Desa Empat Balai diharapkan dapat mengantisipasi kepunahan ikan di sungai larangan ini. Semoga ikan yang kita taburkan hidup dan berkembang, sehingga nantinya bisa dipanen dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dikosumsi atau bisa menjadi sumver pendapatan dan peningkatan ekonomi, harap Catur.
Catur Sugeng juga menghimbau, dalam menghadapi pandemi vovid-19 saat ini, selain mematuhi anjuran pemerintah agar mematuhi protokol kesehatan,  masyarakat diharapkan gemar memakan ikan. Karena ikan merupakan salah satu makanan bergizi yang dapat menambah imun tubuh. Sehingga masyarakat dapat terhindar dari serangan virus corona.
Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Pekanbaru, Eko Sulistyanto mengatakan kegiatan restocking ini penting untuk menjamin stok ikan di tengah pandemi corona, karena dengan mengkonsumsi ikan terbukti mampu meningkatkan imunitas tubuh.
Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah disambut dengan kesenian tradisi saat ingin menabur 100.000 benih ikan jelawat di Sungai Larangan Jembatan Miring
Sementara itu, Kades Empat Balai, Mualimin Ya’cub kepada wartawan mengatakan, bahwa konsep sungai larangan jembatan miring Desa Empat Balai Kecamatan Kuok baru berjalan sekitar enam bulan. Konsep sungai larangan ini bertujuan untuk mengembakikan sungai kepada habitatnya. Ikan-ikan yang selama ini sudah mulai punah, kembali dihidupkan dengan menaburkan benih ikan dengan jenis ikan yang biasanya banyak terdapat di aungai ini, seperti ikan jelawat, ungkap Mualimin.
Kepada wartawan Mualimin juga menyampaikan, walaupun dahulunya ikan yang ada di sungai ini banyak dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab menangkap ikan dengan cara yang tidak baik dan tidak ramah lingkungan, seperti dengan cara meracun dan menyentrum, Alhamdulillah kebiasaan tersebut sudah mulai hilang. Program sungai larangan ini alhamdulillah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder dan seluruh elemen masyarakat Desa Empat Balai, ungkap Mualimin.
Melalui media Mualimin juga berharap, agar program sungai larangan ini berjalan sesuai dengan harapan yang diinginkan. Sehingga ketersediaan ikan tetap terjaga dan terhindar dari kepunahan, ungkap Mualimin.(Adi Jondri)