TK Negeri Pembina Galakkan Gerakan Parenting Mengisi Lahan Kosong

0
68

BANGKINANG KOTA -(auramedia.co)- Memanfaatkan lahan kosong sekolah untuk kegiatan berkebun dan lantas hasilnya dimanfaatkan bersama mungkin bisa jadi salah satu untuk mendorong pelibatan keluarga di satuan pendidikan.

Salah satunya Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Bangkinang Kota menggalakkan gerakan menanam cabe di lahan kosong di sekitar lingkungan sekolah yang bertajuk “Parenting Mengisi Lahan Kosong dengan Tanaman Cabe” yang di bimbing langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar Drs. M. Yasir, MM di TK Negeri Pembina Bangkinang Kota, Jalan Pembangunan, Kecamatan Bangkinang Kota,Kabupaten Kampar,kamis(2/7/2020).

Sejauh ini TK Negeri Pembina Bangkinang Kota sejak dulu telah menerapkan metode program pembelajaran unggulan. Ada 10 program yang dibelajarkan disini, yakni Iqro’, Menari, Drumband, Mulok, Parenting, Menggambar, Mewarnai, Hapalan, Surat Pendek dan Doa Pendek.

Yang menarik adalah di lahan bagian belakang sekolah yang lebarnya sekitar 30 meter dan panjang sekitar 50 meter. Di lahan tersebutlah di sulap oleh kepala sekolah beserta guru pembimbing TK Negeri Pembina dan orang tua murid untuk menanam cabe kurang lebih 2400 batang.   Cabe ini ditanam pada tanggal 23 Maret 2020 hingga masuk waktu panen saat ini. Ada juga beberapa bibit tanaman yang ditanam seperti, kacang panjang, mentimun dan terong.

Kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga Drs. M. Yasir, MM saat menghadiri acara panen cabe menyampaikan kepada auranews.co.id bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  menginstruksikan kepada pihak-pihak sekolah dari TK,SD,SMP dan SMA yang memiliki pekarangan yang luas jangan dibiarkan kosong melompong agar dimanfaatkan untuk tanaman-tanaman bermanfaat, ini juga merupakan persiapan kita dalam menghadapi kekurangan pangan” ucap Kadispora Kampar tersebut.

Dengan memanfaatkan lahan kosong seoptimal mungkin akan membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak bergantung dengan kondisi pasar.

Yasir juga menambahkan “pembentukan kerakter tenaga pendidik dan anak-anak didik bahwa karakter diri itu perlu kita jaga dan otomatis dengan bertani kita sudah berolahraga. Kami dari Pemerintah Daerah Dispora sangat bangga dan terima kasih kepada TK Pembina Bangkinang Kota, semoga sekolah-sekolah lain yang memiliki lahan kosong dapat mengikutinya” tambahnya.

Nurmi Wati, M.Pd selaku Kepala Sekolah TK Negeri Pembina Bangkinang kota mengatakan dirinya dan ibu-ibu yang lain senang sekali karena hal ini adalah salah satu cara untuk mengenalkan tanaman pada anak-anak. “Dengan mereka berkeliling dikenalkan jenis-jenis tanaman terutama tanaman cabe, praktek , sampai panen sayur-sayurannya setidaknya akan memberikan pengalaman untuk anak-anak tentang dunia pertanian,” ujarnya.

Kegiatan parenting merupakan kerja sama kelompok tenaga pendidik dengan wali murid yang dinamakan kelompok as-salam. Lisari ningsih dan Dian Dwika Anggraini selaku wali kelas kelompok ini.

Adapun tanaman hingga pupuk di fasilitasi dan di suport oleh product pestisida PT Dharma Guna Wibawa yang diwakili oleh PO andrian S.P bekerja sama dengan UD Tani Tiga Bersaudara Feby Harly yang sebagai wali murid dan pemilik UD Tani Tiga Bersaudara. Sekarang lahan tersebut selama ini dirawat oleh Syaripuddin selaku teknisi lahan cabe tersebut.(Rio Aldo)