Kuok Mampu Bersaing

0
93

Kuok, Auramedia.co – Konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan suatu langkah efektif untuk menjadikan sektor pariwisata yang memberi manfaat optimal kepada masyarakat dan wilayah kecamatan Kuok mampu bersaing dengan objek wisata lainnya yang ada di Kampar.

Pengembangan pariwisata harus dengan inovasi dan memaksimalkan potensi yang ada, serta disesuaikan pengembangannya dengan kebutuhan.

Hal ini disampaikan Kepala dinas pariwisata Ir. Zulia Dharma dalam kegiatan silaturrahmi bersama Pokdarwis anjungan Mato desa kota sekaligus pelepasan mahasiswa kuliah kerja nyata sekaligus di kawasan rumah lontiok desa Kuok Minggu. (26/07)

Kepala dinas berpendapat, pariwisata berkelanjutan secara sederhana dapat didefinisikan sebagai pariwisata yang memperhitungkan penuh dampak ekonomi, sosial dan lingkungan saat ini dan masa depan, memenuhi kebutuhan pengunjung, industri, lingkungan dan masyarakat setempat.

“Dimana sektor Pariwisata sangat potensial untuk pemberdayaan ekonomi rakyat dan mempunyai multiplier effect yang sangat luas, Karena usaha-usaha di sektor pariwisata terkait langsung dengan banyak sektor lain yang mempengaruhi kehidupan ekonomi rakyat”, Imbuh Zulia Dharma.

“peningkatan dan pengembangan gerakan sadar wisata pada setiap objek wisata diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang profesional di bidang kepariwisataan “, Tambahnya.

Hal ini diakibatkan karena kurangnya pengetahuan di bidang pariwisata. Biasanya kesan pada diri wisatawan yang datang ke destinasi wisata akan sangat dipengaruhi oleh sikap dan keramah tamahan dari masyarakat lokal.

“Oleh karena itu pembangunan kepariwisataan memerlukan dukungan dan keterlibatan dari seluruh pemangku kepentingan di bidang pariwisata. Dan masyarakat adalah salah satu unsur penting yang harus dilibatkan bersama sama dengan pemerintah dan kalangan usaha/swasta untuk bersinergis melaksanakan dan mendukung pembangunan kepariwisataan,” ujarnya

Lebih lanjut ia menambahkan dalam pengembangan suatu daerah menjadi objek wisata perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat agar tidak memberikan dampak yang negatif bagi lingkungan sosial masyarakat dan daerah wisata itu sendiri. ***