Buka Advokasi Pangan, Bupati Ingatkan Jaga Pangan Sehat

0
99

Bangkinang, (auramedia.co) — Drs. H. Yusri M.Si mengatakan Pada kondisi Covid-19 tentunya keamanan pangan Sangat penting, hal ini sangat mendukung terhadap ketahanan maupun berhadap peningkatan imun tubuh masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kamapar mewakili Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH Pada saat membuka kegiatan terpadu advokasi pangan aman di desa, pasar dari bahan berbahaya dan pangan aman jajanan anak sekolah yang diadakan di Altha Hotel Bangkinang pada hari Selasa, 28/07.

Acara pada kesempatan itu Sekaligus penandatanganan MoU dengan instansi terkait, dihadiri oleh Syarnida Plt. Kepala BBPOM di Pekanbaru, Kepala Bappeda Ir. Azwan. M S.i, Kadis PMD Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Kesehatan Dedi Sambudi dan 37 peserta dari unsur Kepala Sekolah, Guru, Camat dan Tokoh Masyarakat, serta Dinas Instansi terkait.

“Keamanan pangan menjadi yang sangat penting untuk kita perhatikan, Karena ini akan memberikan dampak kesehatan pada tenggang waktu yang panjang, ini menjadi tanggung jawab kita bersama, mulai dari yang memproduksi, pihak sekolah sampai masyarakat, pembangunan ini dapat dimulai dari keluarga, masyarakat dan melalui instansi terkait,” Kata Yusri.

Yusri mengucapkan terimakasih kepada BPOM yang telah menginisiasi terhadap keamanan pangan bagi anak sekolah, pasar maupun makanan lainnya dalam rangka percepatan dan preventif untuk hidup sehat.

Dijelaskan Yusri, Ini tentunya sesuai dengan Instruksi Presiden No 1 tahun 2017 terkait Gerakan Masyarakat (Germas) untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya.

Sekda Kabupaten Kampar berharap melalui BBPOM dapat menggugah masyarakat dapat berpartisipasi dalam pengawasan dan terjaminnya keamanan pangan.

Selanjutnya, kata Yusri, semoga advokasi ini didapatkan sinergisme terhadap keamanan pangan, pemerintah melalui sinergitas stakeholder dan OPD dilingkup Pemkab Kampar sangat mendukung dalam pemantauan, pengawasan terhadap keamanan pangan ini, sehingga masyarakat dapat memahami akan pentingnya pangan yang sehat, aman sehingga penyakit akibat pangan tidak aman dapat dihindari.

Sementara Ketua Panitia Yudha Agus Pranata Barutu Pengawas Farmasi dan makanan ahli Pertama BBPOM di Pekanbaru mengatakan bahwa Tujuan, pelaksanaan kegiatan advokasi terpadu ini yakni melakukan melakukan melakukan koordinasi dengan lintas sektor untuk menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan Desa pangan aman pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah secara terpadu.

“Untuk memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan program Desa pangan aman pasar aman dari bahan berbahaya dan bahan jajanan anak sekolah” Ucap Yudha Agus. (Disk/Kardi)