PSHT Bersama Bupati Kampar Lestarikan Tradisi Peringati Tahun Baru Islam Berkeliling Kampung

0
372

Tapung, (auramedia.co) – Dalam rangka peringatan tahun baru islam 1442 hijriah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Kampar mengadakan acara berkeliling kampung di seputaran kediaman Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto SH di Desa Sei. Lembu Makmur, Rabu (19/8/2020) malam.

Ketua PSHT Cabang Kabupaten Kampar, Raden Mas Tumenggung Adipati Munari mengatakan acara PSHT Kabupaten Kampar berkeliling kampung merupakan sebuah tradisi ketika menyambut datangnya tahun baru Islam.

“Jadi kita berkumpul bersama diseputaran rumah kediaman Bupati Kampar, memohon kepada yang maha kuasa agar diberi kesehatan, murah rezeki, apa yang dikehendaki tercapai, memohon agar selalu dikabulkan oleh Allah SWT,”ucap Adipati Munari yang di dampingi anaknya Kawit Hudiantoro yang merupakan Kepala Desa Sei. Lembu Makmur Kecamatan Tapung.

Ia berharap pengurus cabang PSHT Kampar kembali utuh nyawiji guyub rukun damai seperti semula.
Tidak ada pemecahan atau perbedaan benang pemisah karena tujuannya pencak silat PSHT persaudaraan itu bisa di nyatakan kekal abadi seperti bajunya yang berwarna hitam itu kekal abadi, kuat dan bersatu.

Selain itu Bupati Kampar, H. Catur Sugeng Susanto,SH mengucapkan Selamat memasuki tahun baru islam, 1 muharram 1442 Hijriah.

“Tentunya kita berdoa dengan harapan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, berkenaan dengan tradisi kebiasaan keluarga PSHT itu tidak hanya dikabupaten kampar, seluruh Indonesia bahkan yang ada di mancanegara menyambut ini dengan bahagia, dengan suasana yang senang tapi juga penuh keperihatinan terhadap intropeksi diri,” ucapnya.

Kemudian Bupati Kampar H Catur menjelaskan Organisasi pencak silat PSHT bernaung dibawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan terus mewarisi apa yang pernah di ajarkan, diwarisi oleh para leluhur menjadi teratai itu sendiri.

“Filosofinya yakni yang berlambangkan bunga teratai, yang mana bunga teratai itu melambangkan bahwa teratai dimana saja itu bisa hidup dan dapat menyesuaikan dengan keadaan yang ada, simbol-simbol kepercayaan yang tentunya juga ada hubungan korelasi dengan kaidah-kaidah agama,” jelas Bupati yang juga Dewan Penasehat PSHT tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Sei. Lambu Makmur, Kawit Hudiantoro mengatakan bahwa malam ini dirinya bersama anggota PSHT lainnya mendekatkan diri, memawaskan diri apa yang telah terjadi 1 tahun lalu, merubah hal positif atau lebih baik lagi.

“Selain kegiatan PSHT, pemerintahan desa juga mengadakan doa bersama atau istighosah seluruh masyarakat. Semoga desa diberi keselamatan, penghuni desanya diberi kesehatan dan menuju desa yang makmur sesuai dengan nama desanya,” tutup Kawit yang juga selaku Dewan Penasehat PSHT tersebut.(rio/redaksi)