Taman Rekreasi Stanum Tetap Berikan Pelayanan Terbaik, Dimasa Pandemi Covid-19

0
284

Bangkinang Kota, (auramedia.co) – –
Gebrakan luar biasa yang akan dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Kampar Aneka Karya, Taman Rekreasi Stanum agar bisa menggeliat kembali. Saat ini kawasan Stanum menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 hingga bulan desember 2020.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur PD. Kampar Aneka Karya, Ir. Efrizal Syarif melalui Plt. Manager HRD, Yuhanis kepada rekan pers di Aula Stanum, Bangkinang Kota, Sabtu (22/8/2020).

“Setelah melalui SK Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH bahwa Stanum menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19, Otomatis kegiatan stanum menjadi vakum. Jadi, khusus kami disini konsentrasi terhadap Pasien positif Covid-19. Hingga saat ini kami ada 12 orang petugas yang terus memberikan pelayanan terbaik untuk melayani pasien positif Covid-19″ujar Yuhanis.

Kemudian ia menambahkan “Saat ini persoalan yang timbul ditengah Pandemi Covid-19, begitu selesai tentunya Taman Rekreasi Stanum kita akan buka kembali. Sehingga trauma yang ada pada masyarakat hilang dan bisa kembali mengunjungi Stanum” kata Yuhanis.

Ia berharap nantinya trobosan yang akan dilakukan pihak Taman Rekreasi Stanum akan dibangun sebuah Water Boom mini sehingga Stanum ini tidak hanya ada kolam renang saja. Dana yang dikucurkan dari Dirjen Perairan Balai Wilayah Sungai Sumatera III tahun 2021 untuk Embung yang berada di Taman Rekreasi Stanum nantinya bisa dimanfaatkan untuk membuat sebuah wahana air yang instagramable.

Kemudian Yuhanis menjelaskan Taman Rekreasi Stanum akan di bangun permainan Bianglala untuk menarik minat pengunjung. Insya Allah akan launching pada bulan Januari 2021 mendatang. Ada juga beberapa fasilitas yang disediakan oleh pihak Stanum saat ini, mulai dari Kolam Renang, Penginapan, Aula, dan Arena Skateboard. Jadi dengan membuat permainan-permainan ini bisa membantu persoalan karyawan yang tidak di gaji dan keperluan lainnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kabag Perekonomian Setda Kampar Dr. Arman, MM, dengan adanya pembangunan embung itu dari Dirjen PU pengairan, kemudian itu salah satu yang bisa di manfaatkan oleh pihak stanum terutama dalam normalisasi saluran yang berada di sekitar Stanum. Dan setelah kita kaji secara dalam biaya untuk water boom dan bianglala ini tidak terlalu memakan banyak biaya” ujarnya.

Kemudian ia menambahkan, kita yakin setelah covid-19 ini selesai pihak kesehatan sudah menstresilisasikan kawasan stanum, sehingga pengunjung tidak khawatir untuk datang ke stanum” jelas Kabag Dr. Arman tersebut.(rio/redaksi)