Pemuda Anjas yang Tertembak Saat Tembakan Peringatan Polisi Meninggal

0
105

Makassar –

Anjas (23), satu dari tiga pemuda yang tertembak ketika polisi melepaskan tembakan peringatan di Makassar, Sulawesi Selatan, meninggal dunia. Nyawa korban tak tertolong meski langsung dirawat intensif di RS usai kena tembak.

“Iya meninggal,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam kepada wartawan, Minggu (30/8/2020).Anjas sendiri dirawat di RS Bhayangkara Polda Sulsel mulai sekitar pukul 02.00 Wita. 14 jam kemudian atau sekitar pukul 16.00 Wita, korban mengembuskan napas terakhir.”Kita sementara ke sana koordinasi dengan rumah sakit mau dibawa ke rumah korban,” kata Kadarislam.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang pemuda terkena tembakan saat polisi melepaskan tembakan peringatan. Insiden penembakan bermula saat salah seorang anggota polisi berpakaian preman, Brifka UF yang menyelidiki kasus pengeroyokan mendatangi warga di wilayah Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, pada Minggu (30/8) dini hari tadi.
Baca juga: Dikeroyok Bakal Diperiksa

Polisi yang diserang lagi oleh warga dan terdesak akhirnya mengeluarkan tembakan peringatan. Beberapa saat setelahnya, dikabarkan 3 warga terkena tembakan.

“Yang 2 nya ketembak di kaki, 1 nya (Anjas) di pelipisnya, di kepalanya. masing-masing 1 kali,” pungkas Kadarislam.