Seluruh Ponpes Di Kampar Terima Bantuan Pembelajaran Daring

0
233

Bangkinang Kota, (auramedia.co) — Seluruh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Kampar terima bantuan pembelajaran daring. Demikian disampaikan Kabid Pakis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Fairus MA, dalam acara penyerahan bantuan daring bagi Ponpes hari kamis (03/09/2020) di aula lantai II Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr H Mahyudin MA, beserta rombongan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, para Kasi dan seluruh Pimpinan Ponpes yanga da di Kab. Kampar.

Fairus mengatakan, dari kuota yang diminta oleh pusat hanya sebanyak 20 Ponpes. namun karena kelihaian dan kejelian Kasi PD Pontren Drs H Muhamamd Yamin, beliau mengirimkan semua data Ponpes yang ada di Kampar, Ke Kanwil Kemenag Riau. Di Kanwil, nama Ponpes yang 20 dikiri, dan sisanya 46 masuk dalam daftar cadangan.

Alhamdulillah, seluruh Ponpes yang ada di Kabupaten yang jumlahnya 66 Ponpes, baik yang masuk kuota maupun yang cadangan, diterima oleh pusat seluruhnya. Ini merupakan hal yang luar biasa, untuk itu, mari kita syukuri dan kita pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, tegas Fairus.

Kakan Kemenag Kampar Drs H Alfian MA dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih banyak terutama Kepada Bapak Kakanwil Kemenag Riau dan Bapak Kabag Pakis atas bantuan yang telah diberikan. Kita sangat bangga dan bahagia, karena seluruh Ponpes yang ada di Kab. Kampar, semuanya bisa menerima bantuan pembelajaran daring ini.

Oleh karena itu, mari kita syukuri, walaupun bantuannya tidak seberapa yang berkisar hanya Rp.15.000.000,- per Ponpes. Namun kalau kita syukuri, Insya Allah uang sebesar itu lebih dari cukup. Bak kata pepatah, Kok sagumpal tolong digunungkan, kok setetes tolong di lautkan, papar Alfian.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau Dr. H. Mahyudin MA pada kesempatan tersebut menghimbau kepada seluruh Ponpes yang mendapatkan bantuan pembelajaran daring ini, untuk mempergunakan uang ini dengan sebaik-baiknya. Ambil dan pakailah uang ini dengan melihat Petunjuk Tekhnis (Juknis) dan buatlah laporan pertanggung jawabannya.

Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar dikemudian hari tidak ada kendala atau masalah yang ditimbulkan, akibat salah menggunakan anggran. Karena walaupun 1 rupaiah uang Negara yang kita gunakan, itu semua akan kita pertanggung jawabkan, baik dihadapan manusia (tim Pemeriksa Keuangan) maupun dihadapan Allah Swt, pungkas Mahyudin. (Ags/Usm/Mjs)