Tim Kukerta Balek Kampung Desa Sido Mukti Pangkalan Kuras, Produksi dan Bagikan Gratis Handsanitizer

0
135

Pelalawan, (auramedia.co) — Kegiatan Kukerta angkatan 18 Balek Kampung Desa Sido Mukti, gelombang 1 yang diterjunkan dari Universitas Riau berjumlah 10 orang.

Diketuai oleh Anggun Azari. Dianggotai oleh 6 orang Mahasiswi, yaitu: Sri Fitri Indayani selaku Wakil ketua, Rahmah Mailani Areta selaku Seksi Kegiatan, Eka Dewi Susanti selaku Bendahara, Tika Riyanto selaku Sekretaris 1, Mutiara Amalia Nuril selaku Sekretaris 2, dan Ayu Wulandari selaku seksi konsumsi. Juga dianggotai oleh 3 orang Mahasiswa yaitu, Amiril Mukminin bagian kominfo, Andika Pratama bagian Kebersihan, dan Alwinsyah Putra bagian Humas.

Anggun Azari selaku ketua menjelaskan kepada auramedia.co “Kukerta tahun 2020 ini beda dari jenis Kukerta di tahun-tahun sebelumnya. Kukerta Balek Kampung ini kami kembali ke kampung asal kami (Pelalawan) guna mengabdi kepada masyarakat. Kami menjalankan kegiatan ini pun hanya 30 hari yaitu di Desa Sido Mukti, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Kegiatannya pun terbatas dan harus pandai pilih-pilih guna menghindari penyebar luasan Covid-19. Kegiatan boleh, tapi dibatasi jumlah partisipannya dan pastinya harus selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, begitu pesan dari DPL kami yaitu bapak M. Yogi Riantama Isjoni, SE., MM.”

Kukerta Balek Kampung merupakan skenario kukerta alternatif karena kondisi wabah pandemi Covid-19 yang belum membaik sampai akhir tahun 2020 dengan tujuan sebagai Perwujudan peran Kukerta
Unri.

Dalam penanganan wabah pandemi covid-19. Pilihan topik program untuk Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Tahun 2020 mencangkup Potensi Desa,au Ketahanan Pangan, Lingkungan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Salah satu kegiatan yang kami lakukan guna mengisi Program Kerja selama 1 bulan tersebut salah satunya Produksi dan Penyebaran Handsanitizer secara gratis kepada Seluruh Warga serta tak lupa pula secara simbolis kepada para pengurus tempat-tempat Umum di Desa Sido Mukti. Kegiatan kami ini diapresiasi baik oleh pihak Kantor Desa dan beberapa aparat lainnya. Program ini cocok diterapkan dan disosialisasika dikala Pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Selaku Seksi Kegiatan, Rahma Mailani Areta juga bercerita kepada auramedia.co dengan ucapkan “Bismillah, Kali ini karena covid-19 sedang menjadi momok bagi semua orang, kami tim Kukerta UNRI memutuskan untuk membuat handsanitizer sendiri dengan menggunakan bahan bahan alami yaitu daun sirih dan jeruk nipis.

Cara pembuatan handsanitizer ini sangatlah mudah untuk dilakukan yaitu dengan mengukus daun sirih yang sudah diberi air bersih kemudian jika daun sirih sudah berubah warna dan layu, dan air rendaman daun sirih sudah berubah warna, maka air daun sirih sudah bisa didinginkan lalu dicampur perasan jeruk nipis dan air dengan perbandingan 4:1:5. Nah setelah selesai, kami packing dan kami beri label khas tim Kukerta kami. Setelah selesai packing, pagi harinya kami bagikan handsanitizer buatan kami tersebut ketempat tempat umum. Selain agar masyarakat lebih peduli dengan kebersihan dan kesehatan juga untuk memotivasi agar muncul ide-ide kreatif lainnya”.

Rahma menambahkan bahwa , “No abal-abal” karena Handsanitizer yang diproduksi langsung oleh Tim Kukerta Balek Kampung UNRI ini Tanpa Alkohol, lebih aman, lebih ekonomis, mudah buat, dapat diproduksi dalam skala rumahan, dari bahan-bahan alami, mudah didapat, dan masih banyak kelebihan lainnya,”tutup Rahma.(redaksi)