75 Pendekar Warga Baru PSHT Cabang Kampar Diwisuda

0
343

Sei Lembu, auramedia.co – Setelah mengikuti pelatihan selama setahun, sebanyak 75 pendekar diwisuda sebagai warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kampar angkatan 2020, (05/09/20) di Padepokan PSHT Kabupaten Kampar Sei Lembu Kecamatan Tapung. Para pendekar tersebut terbagi pada 5 Ranting, diantaranya Ranting Bangkinang Kota, Tapung Hulu, Ranting Tapung, XIII Koto Kampar dan Ranting Salo.

Wisuda warga baru PSHT Cabang Kampar angkatan 2020 dihadiri oleh Ketua Umum PSHT Pusat yang diwakili Ketua Pembina PSHT Cabang Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH, Dewan pengesah Siak, Dewan Pengesah Pekanbaru, Dewan Pengesah Kampar, PSHT Pasaman dan keluarga besar PSHT Kampar serta para undangan lainnya.
Ketua PSHT Regional I Wilayah Sumatera, Munari saat pembukaan Wisuda Waraga Baru PSHT Cabang Kampar Angkatan 2020
Kepada wartawan, H. Catur Sugeng Susanto, SH yang juga Bupati Kabupaten Kampar berharap, semoga para  pendekar yang sudah menjadi warga baru PSHT dapat menjalankan niat baik leluhur yang telah mendirikan Perguruan Persilatan PSHT. Para pendekar baru diharapkan dapat menjunjung kebenaran, tahu yang benar dan tahu yang salah, dan bisa berkiprah di tengah masyarakat, membantu pemerintah dan aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan bermasyarakat.
Catur Sugeng juga menyampaiakan harapannya, semoga keberadaan PSHT di Kampar dapat senantiasa memupuk jiwa gotong royong dan ikut serta memajukan ekonomi masyarakat di tengah menghadapi pandemi covid-19.
Ketua Pembina PSHT Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH saat membacakan sambutan Ketua PSHT Pusat pada acara wisuda warga baru PSHT Cabang Kampar Angkatan 2020
Catur Sugeng juga menjelaskan, bahwa Ryang yang mendirikan perguruan silat PSHT telah berupaya memberikan kontribusinya untuk meraih kemerdekaan bersama para pendekar yang sudah dilatih dan dididiknya. Maka menjadi kewajiban pula bagi pendekar-pendekar PSHT saat ini untuk mengisi kemerdekaan tersebut.
Para pendekar PSHT harus sanggup memelihara persaudaraan lahir dan bathin. Selain berlatih fisik, para pendekar PSHT juga harus berlatih non fisik dengan melatih pembersihan hati. Warga PSHT harus memiliki sifat persaudaraan yang kekal abadi. Warga PSHT harus mampu menjadi warga yang adil dan makmur. Pendekar PSHT harus bersifat kasatria dan tetap pendirian, ungkap Catur Sugeng.
Sementara itu, Ketua PSHT Regional I Wilayah  Sumatera, Munari kepada wartawan mengatakan, bahwa 75 orang pendekar yang diwisuda telah mengikuti pelatihan selama 1 (satu) tahun. Setelah mengikuti pelatihan dan pendidikan dan lulus ujian, maka 75 pendekar tersebut diwisuda dan dinyatakan sebagai warga baru PSHT Cabang Kampar, ungkap Munari.
Munari juga menjelaskan, bahwa PSHT akan selalu melatih dan mendidik manusia berbudi luhur dan tahu benar salah. Warga PSHT akqn selalu berupaya mempererat tali persaudaraan, mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah serta guyup rukun, ungkap Munari.
Melalui media Munari berharap, semoga 75 pendekar yang diwisuda sebagai warga baru PSHT Kqmpar dapat menjadi manusia yang tqhu benar dan salah, dan tidak mementingkan diri sendiri apabila dipentingkan orang lain, ungkap Munari.
Warga PSHT akan selalu memegang sumpah, “Selagi matahari terbit dari arah timur, selagi bumi dihuni manusia, maka PSHT akan kekal abadi, jaya untuk selama-lamanya”, ungkap Munari.(Adi Jondri)