Ketua Dewan Da’wah Dipercaya Dalam Memandu Do’a Bersama Pada Acara Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Di Kejari Kampar

0
101

Kampar (Kampar) – Ketua Umum Dewan Da’wah Kampar atau dikenal dengan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kampar Ustadz Samsul Bahri SAg MPd, dipercaya dalam memandu do’a bersama pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Masjid di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, hari selasa (08/09/2020).

Peletakkan batu pertama ini diletakkan langsung oleh Abuya Prof. Dr H Abdul Somad Lc MA, didampingi Kejari Kampar Suhendri SH MH, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs. H. Alfian MAg. Adapun MC pada acara ini adalah Ustazah Hj Elmi MSy sedangkan untuk pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori’ah Anissa Ramadhani.

Selain membaca do’a, Ustadz Samsul juga diberikan kesempatan dalam meletakkan batu Pembangunan Masjid Al-Hikmah Kejari Kampar setelah Abuya Prof. Dr H Abdul Somad Lc MA, Kejari Kampar dan Kakan Kemenag Kampar.

Dalam sekapur sirihnya Suhendri SH MH pada acara peletakkan batu pertama tersebut mengatakan, Ibadah adalah hal yang paling utama. Untuk menunaikan ibadah tersebut terutama Sholat berjema’ah kita perlu membangun Masjid Dikantor kita ini. Atas keinginan bersama ini kita meminta kepada Pemerintah Daerah Kab. Kampar untuk dibangunkan Masjid. Alhamdulillah permintaan kita dikabulkan dan saat ini kita laksanakan acara pelatakkan Batu Pertama.

“Jadi setelah kita bekerja melaksanakan tugas dikantor yang megah ini, ada keinginan untuk berkeluh kesah, bersilahturahmi dan keinginan bersama untuk shalat berjama’ah ditempat yang selayaknya, dan Alhamdulillah keinginan itu terwujud,” ungkap Suhendri

Untuk membuat nama Masjid ini kita langsung meminta kepada Abuya Prof. Dr H Abdul Somad Lc MA. Alhamdulillah Abuya kita berkenan dan beliau membuatkan 3 nama, yakni Al-Adli, Al-Matiin, dan Al-Hikmah. Dari tiga nama ini, kita pilih nama Masjid ini Al-Hikmah. Mudah-mudahan dengan dibangunnya Masjid Al-Hikmah ini, dapat memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah dan menjadi tempat kegiatan keagaaman. Sehingga manfaat dari dibangunnya Masjid ini bisa kita rasakan bersama, pungkas Suhendri. (Ags/Usm/Ftm)