Keluarga Besar Ponpes As-Salam Naga Beralih Bahagia Karena Baru Pertama Kali di Kunjungi Bupati Kampar Semenjak Ponpes Berdiri

0
305

Naga Beralih, – Keluarga Besar Pondok Pesantren Assalam Desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara merasa bahagia dan gembira dikunjungi Bupati Kampar. Semenjak Ponpes tersebut berdiri, baru H.Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah yang melakukan kunjungan kerja di Ponpes As -Salam selaku Kepala Daerah di Negeri Serambi Mekkah Provinsi Riau, (10/09/20).

Pimpinan Pondok Pesantren As – Salam Desa Naga Beralih Kecamatan Kampar Utara, DR. Muhammad Amin, M. Pd mengatakan, bahwa kehadiran Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah di Ponpes As – Salam menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Ponpes As – Salam. Kunjungan Kerja Bupati Kampar ini merupakan hal pertama kali diterima oleh Ponpes As – Salam semenjak Ponpes ini didirikan. “Semenjak Ponpes ini berdiri, baru sekali ini dikunjungi oleh Bupati Kampar”, ungkap Muhammad Amin.
Muhammad Amin menilai, kehadiran Bupati Kampar di Ponpes merupakan wujud komitmen kepedulian dan perhatian bupati Kampar kepada kemajuan dan perkembangan Pondok Pesantren di negeri Serambi Mekkah, ungkap Muhammad Amin.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Amin juga mengatakan, bahwa saat ini Ponpes As – Salam memiliki 838 santri/wati. Santri tersebut diasuh oleh 100 tenaga pengajar dan sekitar 30 orang karyawan. Santri/wati tersebut terdiri dari 37 Rombel. Dan saat ini masih memiliki keterbatasan ruang kelas belajar sekitar 2- 3 ruang kelas untuk santriwati, jelas Muhammad Amin.
Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto saat melakukan silaturrahmi dan kunjungan kerja ke Ponpes As-Salam Naga Beralih
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kampar,  H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah saat ini tengah fokus memberikan kepedulian untuk pengembangan dunia pendidikan melalui Pondok Pesantren. Ponpes merupakan benteng terakhir kita untuk mencetak generasi yang andal dan terampil yang bakal menjadi tulang punggung pembangunan yang mampu menghadapi semua tantangan yang selalu menyerang. Dengan SDM Unggul yang memiliki Iman dan Taqwa, maka mereka akan mampu menghadapi tantangan dan pengaruh yang merusak dan membahayakan negeri ini, seperti bahaya Narkoba, Pergaulan bebas dan kenakalan remaja serta tindak kejahatan kriminal lainnya, ungkap Catur.
Kepada wartawan Catur juga menjelaskan, bahwa di Pesantren semuanya ada, matematika ada, bahasa inggris ada, pengajian ada, akhlak ada, olahraga dan kesehatan juga ada, semuanya ada di Pesantren baik yang umum apalagi yang agama, baik dunia maupun akhirat, ungkap Catur.
Lebih lanjut Catur menjelaskan, bahwa Pesantren mampu mencetak SDM unggul yang cerdas dan produktif. Yakni SDM yang bisa memberikan manfaat pada sesama manusia. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang paling banyak manfaatnya bagi manusia dan umat, ungkap Catur.
Catur Sugeng menghimbau agar seluruh masyarakat Kampar bisa saling menjalin silaturrahim. Memperkokoh ukhwah dan menjaga kekompakan. Memupuk persaudaraan dan meningkatkan jiwa gotong royong, saling bantu-membantu, tolong-menolong dan menjauhi permusuhan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu dan berita hoax yang dapat mengakibatkan perpecahan di tengah kehidupan bermasyarakat, ungkap Catur.
Pada silaturrahmi dan kunjungan kerja tersebut, Catur Sugeng juga memohon do’a dari Al-ustadz dan Al- ustadzah serta dari para santri/wati agar mendo’akan dirinya agar mampu menjadi pemimpin yang baik, amanah, tanggung jawab serta mampu menjadikan Kabupaten Kampar sebagai Kabupaten yang maju dan lebih baik dengan masyarakat yang sejahterah, pinta Catur yang diaminkan oleh seluruh keluarga besar Ponpes As -Salam.
Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah menyerahkan bantuan kemitraan sebesar Rp. 50 Juta kepada Ponpes As-Salam.
Selain menyerahkan bantuan Kemitraan sebesar Rp. 50 juta dari Bank Riau Kepri, Pada kunjungan kerja tersebut Catur Sugeng juga mensosialisasikan agar masyarakat selalu disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, jaga jarak dan jaga imun tubuh serta terapkan pola hidup sehat dan bersih agar tidak mudah di serang wabah covid-19, ungkap Catur.
Sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan menghindari munculnya claster baru, Pemda Kampar telah menerbitkan Perbup tentang penanganan covid-19. Pada Perbup tersebut juga ditegaskan sanksi bagi masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, ungkap Catur Sugeng.
Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng saat melakukan kunjungan Kerja di Ponpes Islamic Centre Al-Hidayah Kampar
Menurut pantauan wartawan, seusai melakukan kunjungan kerja di Ponpes As-Salam, Catur Sugeng melanjutkan kunjungan kerjanya ke Ponpes Islamic centre Al-Hidayah Kampar (PPICA) Desa Kampar Kecamatan Kampa.
Dengan didampingi Direktur Bank Riau Kepri Cabang Bangkinang, Anthony S, Bupati Kampar juga menyerahkan bantuan kemitraan sebesar Rp. 50 juta kepada Ponpes Islamic centre Al-Hidayah Kampar (PPICA) Desa Kampar Kecamatan Kampa. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen kepedulian Pemda Kampar untuk memajukan dan pengembangan dunia pendidikan melalui Pondok Pesantren. (Adi Jondri)