Catur Sugeng Tinjau Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Puskesmas Tapung Hilir

0
129
Koto Garo, auramedia.co – Pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat diharapkan agar senantiasa  mengkampanyekan protokol kesehatan sebagi upaya memutuskan mata rantai penyebaran covid-19. Kita memiliki kewajiban agar saling menjaga, saling mengingatkan sebagai upaya usaha dan ikhtiar sebagai salah satu bukti umat yang beriman.
Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah saat pertemuan lintas sektor dalam rangka persiapan Puskesmas Tapung Hilir menjadi tempat isolasi pasien Covid-19, (24/09/20) di Koto Garo.
Lebih lanjut Catur Sugeng mengatakan, bahwa saat ini kita tidak bisa main-main dengan virus corona. Covid-19 ada di mana-mana dan bisa menyerang siapa saja, baik di kota maupun di desa, baik orang kaya maupun orang miskin, baik pejabat maupun rakyat biasa. Semuanya bisa terpapar  covid-19 tanpa mengenal waktu dan tempat, ungkap Catur Sugeng Susanto.
Catur Sugeng juga mengatakan, bahwa tugas pemerintah adalah menyiapkan fasilitas dalam penanganan covid-19. Catur berharap agar semua elemen terkait dapat mencermati dan memahami cara penanganan covid-19. Semoga Covid-19 cepat berlalu, ungkapnya.
Catur menegaskan, agar seluruh Pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat diharapkan agar senantiasa  mengkampanyekan protokol kesehatan sebagi upaya memutuskan mata rantai penyebaran covid-19. Para Kades diharapkan agar selalu mengajak masyarakatnya untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan cara selalu memakai masker dalam melakukan aktivitas, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat agar imun tubuh tetap terjaga. Setelah kita berikhtiar dan berusaha, tetapi covid-19 tetap menyerang, mari kita hadapi dengan sabar dan ihklas karena itulah ketetapan dari Sang Ilahi, ungkap Catur Sugeng.
Pada kesempatan tersebut, Catur Sugeng Susanto didampingi Kadis Kedehatan Kabupaten Kampar, H. Dedy Sambudi, SKM, M.Kes meninjau seluruh ruangan isolasi Covid-19 Puskesmas Tapung Hilir yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar untuk masyarakat yang terpapar Covid -19.
Kepada wartawan Dedy Sambudi menjelaskan, bahwa di Puskesmas Tapung Hilir telah disediakan 13 ruangan isolasi dengan kafasitas 40 pasien covid-19. Rencananya malam ini akan masuk 7 (tujuh) orang pasien Covid-19 yang akan dirawat di ruangan isolasi yang kita sediakan, ungkap Dedy. (Adi Jondri)