Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Diharapkan Dapat Mempercepat Pembangunan Daerah Dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

0
540

Tambang, auramedia.co – Hai Bos, Apa Kabar?, kalimat pertama yang keluar dari mulut Menteri PUPR Republik Indonesia, Basuki Hadi Mulyono menyapa Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah saat meninjau progres pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang. Kedekatan menteri dengan bupati Kampar memberikan harapan akan peningkatan pembangunan infrastruktur yang saat ini menjadi kebutuhan prioritas masyarakat Kabupaten Kampar.

Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah menyambut kedatangan Menteri PUPR RI, Basuki Hadi Mulyano  saat meninjau progres pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang
Menurut pantauan wartawan, (25/09/20) di ruas Jalan Tol Desa Kualu Nenas di samping SPN Polda Riau, Basuki Hadi Mulyono hadir didampingi anggota DPR RI, H. Syahrul Aidi Ma’azat, LC. MA,  Komisaris BUMN HK, Luman Edy dan beberapa orang petinggi Kementrian PUPR Republik Indonesia. Kehadiran Basuki Hadi disambut oleh Langsung oleh Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto bersama Kadis PUPR Kabupaten Kampar, Afdal, ST. MT bersama Kabid Jalan dannJembatan, Rusdi Hanif, ST. MT.
Kepada wartawan, Basuki Hadi menjelaskan, bahwa kehadirannya di Kampar saat ini adalah untuk melihat progres pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang. Basuki mengaku bahwa dirinya baru pertama kali meninjau pembangunan jalan tol yang penyelesiannya sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Kampar.
Basuki juga menjelaskan, bahwa pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang akan selesai pada tahun 2021. Diperkirakan pada oktober tahun 2021 nanti, jalan tol tersebut sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, ungkap Basuki.
Basuki Hadi juga menjelaskan, bahwa tidak ada persoalan mendasar dalam pembangunan jalan tol tersebut. Terdapatnya beberapa titik pembayaran lahan yang belum selesai, menurut Basuki hal tersebut hanya pernak-pernik pembangunan jalan tol yang juga terjadi pada tempat-tempat yang lain.
Basuki juga menjelaskan, bahwa pembangunan jalan tol tersebut adalah upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan wilayah dan untuk peningkatan pengembangan ekonomi masyarakat. Dengan tersambungnya jalur transportasi pada trans Sumatera nanti, maka pelaku usaha akan mudah menghitung waktu secara ekonomisnya, ungkap Basuki.
Menteri PUPR RI, Basuki Hadi Mulyono, Anggota DPR RI, H. Syahrul Aidi Ma’azat, LC. MA, Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH, dan Kadis PUPR Kampar, Afdal, ST. MT terlihat berdiskusi tentang rencana pembangunan infrastruktur Kampar di sela kegiatan kunjungan ke jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto bersama Kadis PUPR Kabupaten Kampar, Afdal, ST. MT bersama Kabid Jalan dan Jembatan, Rusdi Hanif, ST. MT kepada wartawan mengatakan, semoga pembangunan jalan tol ini dapat selesai sesuai target yang direncanakan. Semoga pembangunan jalan tol ini dapat mempercepat pembangunan daerah Kabupaten kampar dan dapat pula bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat Kampar, ungkap Catur Sugeng Susanto.
Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun oleh media, bahwa pembangunan jalan tol Pekanbaru-Bangkinang yang dikerjakan oleh PT. HK dikerjakan sepanjang 40 Km. Melewati Kecamatan Tambang terdiri dari Desa Rimbo panjang sepanjang 3.350 Km, desa Kualu Nenas sepanjang 5.95 Km, Desa Sungai Pinang sepanjang 2.8 Km, Desa Kuapan sepanjang 2.14 Km. Kemudian melewati Kecamatan Kampar Timur terdiri dari Desa Pulau Birandang sepanjang 5.76 Km. Kemudian melewati Kecamatan Rumbio Jaya terdiri dari Desa Bukit Kratai sepanjang 4.19 Km. Kemudian melewati Kecamatan Kampar Utara terdiri dari Desa Naga Beralih sepanjang 2.06 Km, Desa Kayu Aro sepanjang 1.1 Km, Desa Sawah sepanjang 1.8 Km, Desa Subgai Jalau sepanjang 4.15 Km, Desa Muara Jalai sepanjang 3.2 Km, dan Desa Sungai Tonang sepanjang 2.5.  Kemudian melewati Kecamatan   Bangkinang terdiri dari Desa Pasir Sialang sepanjang 1 Km.(Adi Jondri)