Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI, Akan Disiarkan Secara Langsung Oleh Radio RAMA FM

0
152

Kampar (auramedia.co) – Acara Diskusi dan Nonton Bareng (Nobar) Film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI), yang ditaja oleh Pemuda Dewan Da’wah (PDD) Kabupaten Kampar akan disiarkan secara langsung oleh Radio RAMA FM Kabupaten Kampar. Demikian disampaikan Ketua Umum Pemuda Dewan Da’wah Kampar, Yang juga merupakan Pimpinan Radio RAMA FM Gustika Rahman SPdI, didampingi Ketua Panitia Ahmad Usman, hari selasa (29/09/2020) di Studio Radio RAMA FM, Jalan Dr A Rahman Shaleh, Kecamatan Bangkinang Kota.

Agus menjelaskan, Acara Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI ini akan kita siarkan secara langsung melalui FM 96,3 MHz, Live Streaming : www.ramafmnews.com dan live Facebook : Agus Rama Fmnews. Waktu pelaksanaannya adalah pada besok pagi hari rabu tanggal 30 September 2020, pukul 20.15 WIB (Ba’da Sholat Isya).

Siaran langsung Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI ini kita laksanakan dalam rangka memudahkan masyarakat untuk menyimak dan melihat secara langsung rangkaian kegiatan yang akan kita laksanakan dengan cukup berada dirumah saja, dengan mendengarkan Radio RAMA FM ataupun melihat secara langsung melalui live FB yang telah kita tentukan tadi. Mengingat kita masih dalam wabah Covid-19, jumlah pesertanya kita batasi dan kita mewajibkan untuk mengikuti protocol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Untuk mematangkan persiapan tersebut, Berbagai persiapan telah kita laksanakan, mulai dari tempatnya, perlengakapan yang dibutuhkan, konsumsi, jumlah pesertanya bahkan Narasumbernya. Yang mana pada kegiatan ini Insya Allah kita menghadirkan 2 orang Narasumber, yakni Bapak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kampar Suhendri SH MH dan Bapak Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus MIpol.

Adapun tujuan kita melaksanakan Diskusi Dan Nobar Film G30S/PKI adalah dalam rangka mewaspadai bahaya laten komunisme dan meningkatkan rasa cinta kita terhadap Tanah Air Indonesia atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mengingat Saat ini Komunis secara partai mungkin sudah tidak ada lagi, tapi ideologinya terus berkembang. Oleh karena itu hal tersebut harus kita waspadai, kita harus tahu akan bahaya laten Komunisme di Negeri tercinta kita Indonesia.

Kita berharap dan bedo’a, mudah-mudahan acara yang akan kita gelar nanti bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Sehingga nilai-nilai dari Diskusi dan Nobar ini dapat membangkitkan semangat rasa cinta kita terhadap NKRI dan bahaya laten Komunis bisa kita hindari atau waspadai, pungkas Agus. (Ags/Usm/Ftm)