Pemda Diharapkan Memiliki Strategi Konkrit Dalam Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid-19

0
117

Pekanbaru, auramedia.co – Tingginya penyebaran Covid-19 menbuat kegelisahan di tengah kehidupan masyarakat. Pemerintah Daerah (Pemda) diharapkan dapat bekerja cepat dan tepat serta memiliki strategi dan upaya konkrit agar penyebaran covid-19 dapat teratasi.

Ceo POLVI Indonesia, Mhd. Yurnalis, S. PSI. M.Si kepada wartawan (02/09/20) melalui seluler pribadinya menyampaikan, bahwa sebaiknya Pemda Kampar memiliki strategi konkrit untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19. Melalui media Yurnalis menyarankan, agar Pemda dapat melarang para pejabat baik executive maupun legislatif untuk melakukan dinas ke luar kota, baik antara kabupaten kota ataupun antara provinsi. Karena yang membawak Covid-19 ini dari luar kedalam adalah yang sering keluar kota dan daerah, ungkap Yurnalis.

Melalui media Yurnalis juga menyampaikan beberapa poI’llnt penting yang mesti dilaksanakan oleh Pemda, diantaranya, membuat aturan, jika memang ada yang mendesak pejabat harus dinas luar daerah sebaiknya isolasi diri dulu selama 14 hari di rumah nya atau kediaman jangan dulu masuk kantor, Di tempat-tempat umum harus di pantau benar dalam penerapan protokol kesehatan nya (tepat Cuci tangan,aturan jaga jarak,pakai masker, tempat kafe2 harus di terapkan benar), Untuk di tempat umum seperti mall, pasar dan kafe jika ada tempat makan jangan di bolehkan makan di tempat sebaiknya pesan makan di rumah, Tempat wisata hendaknya di tutup sementara waktu, Hiburan malam di tutup dulu, Wajib untuk semua pekerja mengunakan masker harap di terapkan betul, Untuk pilkada 2020 di Riau jangan bolehkan buat acara kampanye yang mengundang banyak masa karena akan sangat rawan penyebaran Covid-19.

Yurnalis jiga menghimbau Pemda agar Konsistenlah dalam menjalankan aturan yang sudah di buat, Jangan terlalu banyak rapat dan membuat aturan, jalankan saja aturan yang sudah ada dengan baik dan laksanakan evaluasi bertahap, Pemerintah jangan membuat acara-acara serimonial yang mengumpulkan banyak orang karena ini bukti contoh dari pembuatan aturan biar Rakyat paham kondisi sekarang ini, harap Yurnalis.(***)