Bupati Serahkan Bantuan Rehab Rumah Untuk 24 KK Dan BSB 68 KK Buat Rakyat Kampar Utara

0
128

Kampar Utara, auramedia.co-Bupati Kabupaten Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH menyerahkan bantuan rehab rumah kepada 24 Kepala Keluarga dan bantuan sosial beras(BSB) di Kecamatan Kampar Utara, bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat yang merupakan hasil seleksi Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Perkim, sedangkan BSB dari Dinas Sosial Kampar.

Bupati Kampar usai menyerahkan secara simbolis uang sebesar Rp. 17.500.000 untuk biaya rehab rumah yang berasal dari dana APBD Murni Kabupaten Kampar kepada perwakilan penerima yang dilaksanakan di Kantor Desa Sungai Tonang, Kecamatan Kampar Utara, Senin (19/10) yang juga dihadiri oleh Sekretaris Perkim, Muhammad Katim,ST, Kadis Sosial Zamzami, Kabag Protokol Irwan,AR, Kades Sungai Tonang Yenni Rahman,SSos,serta tokoh masyarakat setempat..

Dijelaskan Catur, melalui APBD Kabupaten Kampar, pemerintah menganggarkan bantuan rehab rumah untuk 340 Kepala Keluarga yang tersebar di 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar dengan total anggaran sebesar Rp. 5.950.000.000.

“Selain melalui APBD Kabupaten Kampar, berkat komunikasi yang baik dengan provinsi dan pusat, kita juga mendapatkan bantuan rehab rumah dari dana DAK untuk 67 rumah, dari APBD Provinsi 115 rumah dan dari BSPS APBN 1425 rumah berkat usulan dari anggota DPR RI, Ustad Syahrul Aidi dan anggota DPD RI Edwin Pratama Putra” jelas Catur.

Ditambahkan Catur, bedah rumah adalah kegiatan memperbaiki rumah tidak Layak huni menjadi layak huni yang diselenggarakan atas upaya masyarakat baik secara perorangan atau kelompok. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan tendah (MBR) untuk memiliki rumah yang Lebih Layak Huni (RLH).

“Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman adalah rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat, sedangkan BSPS adalah bantuan dari pemerintah kepada Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta Prasarana, Sarana dan Utilitasnya (PSU)” jelas Catur. (Redaksi)