Pemda Kampar Terus Membangun Infrastruktur Penunjang Produksi ICS

0
235

Kampa, auramedia.co – Pemda Kampar terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana sebagai penunjang produksi Integrated Cold Stroge (ICS) Kampa. Pada tahun 2020, melalui APBD murni, Pemda Kampar telah membangun infrastruktur jalan menuju kawasan ICS dengan anggaran sekitar Rp. 1,5 milyar.

Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah didampingi Kadis PUPR Kampar, Afdal, ST. MT, (20/10/20) seusai kegiatan panen Lele dan pameran UMKM untuk ketahanan pangan kepada wartawan di Kampa mengatakan, bahwa Pemda Kabupaten Kampar terus membangun sarana dan prasarana untuk menunjang produksi Gudang Beku Ikan (ICS).

Catur Sugeng menambahkan, bahwa saat ini kondisi ICS baik. ICS Kampa merupakan satu-satunya ICS yang baik dari sepuluh ICS yang dibangun oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, ungkap Catur.

Sebelum masa pandemi Covid-19, ICS melalui pihak ketiga sudah beroperasi. Namun selama pandemi, produksi ICS terhenti. Catur berharap semoga Pandemi covid-19 cepat berakhir, dan ICS Kampar dapat beroperasi kembali, ungkap Catur.

Melalui media Catur menyampaikan, bahwa potensi ketersediaan bahan baku ikan patin di Kabupaten Kampar sangat mendukung. Saat ini potensi ikan patin kita berkisar antara 3-5 ton per hari. Dengan beroperasinya ICS dan bantuan serta pembinaan pemerintah nanti, diharapkan potensi ikan patin kita dapat meningkat hingga 20-25 ton per hari, ungkap Catur.

Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng, SH Datuk Rajo Bertuah bersama Kadis PUPR Kampar, Afdal, ST. MT dan Kadis Perikanan Kampar, Usman Amin saat monitoring pembangunan jalan menuju kawasan ICS dan melihat kondisi ICS Kampa

Sementara itu, Kadis PUPR Kampar, Afdal, ST. MT didampingi UPTD wilayah II, Zainal Arifin, ST kepada wartawan mengatakan, bahwa pembangunan jalan menuju kawasan ICS telah kita laksanakan. Pembangunan jalan tersebut melalui APBD Kabupaten Kampar tahun 2020. Untuk pembangunan jalan tersebut, Pemda Kampar telah melaksanakan pembangunan dengan anggaran sekitar Rp. 1,5 milyar, ungkap Afdal.(Adi Jondri)