Suardi Dengan Suara Tertata Hampir Meneteskan Air Mata Mengungkapkan Terima Kasih Kepada Catur Sugeng

0
150

Tanjung Sawit, – Tidak berlebihan sikap Suradi (50) dengan suara tertata hampir mengeluarkan air matanya karena haru mendapatkan bantuan bedah rumah layak huni dari Pemda Kampar. Kepada Catur Sugeng Susanto warga Desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung tersebut mengucapkan terima kasih. Tampa bantuan dari Pemerintah, Suradi mengaku tidak akan mungkin bisa merehab rumah kayunya yang bocor dan selalu kebanjiran di kala hujan melanda.

Buruh bangunan yang memiliki 5 (lima) orang anak tersebut mengatakan, bahwa dirinya sangat senang dan bahagia bisa mendapatkan bantuan bedah rumah layak huni dari Pemda Kampar. Dengan program bantuan rumah tersebut, saat ini dirinya bersama keluarga bisa menikmati rumah layak huni. Suradi bisa menempati rumahnya dengan aman dan nyaman. Suradi tidak perlu kuatir lagi akan kebanjiran setiap hujan melanda.
Suradi berharap agar program bedah rumah layak huni tersebut dapat terus berlanjut. Semoga program bedah rumah tersebut juga dapat dirasakan manfaatnya oleh saudara-saudaranya yang lain.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kampar, H. Catur Sugeng Susanto, SH Datuk Rajo Bertuah kepada wartawan, (22/10/20) di desa Tanjung Sawit Kecamatan Tapung mengatakan, bahwa  dirinya turun ke Tanjung Sawit adalah untuk memastikan pembagian bantuan rumah layak huni tepat sasaran. Bantuan rumah layak huni diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, ungkap Catur Sugeng.
Kondisi rumah Suardi sebelum dibangun…
Kondisi rumah Suardi setelah dibangun
Catur Sugeng juga berharap, agar bantuan rumah layak huni tersebut dapat bermanfaat bagi penerima. Semoga rumah tersebut dapat memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat penerima bantuan. Dengan adanya rumah layak huni, masyarakat akan bisa bercengkerama dengan keluarganya secara aman dan nyaman. rumah yang layak huni juga bisa meningkatkan kualitas masyarakat.
Melalui media Catur Sugeng menyampaikan , bahwa Pemda Kampar akan terus melanjutkan program rumah layak huni. Pada tahun 2021 nanti, Pemda Kampar akan menganggarkan sebanyak 500 unit rumah agar bisa bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, ungkap Catur.
Catur Sugeng juga menghimbau agar  para Kepala Desa (Kades) dan Camat untuk terus melkukan pendataan kepada masyarakat calon penerima manfaat bantuan. Data penerima tersebut segera disampaikan kepada Satjer/OPD terkait untuk diverifikasi secara baik dan benar.
Kabid Perumahan dan Pemukinan Dinas PU Perkim Kampar, Syarkani Arief, ST menjelaskan kepada Bupati Kampar, H. Catur Sugebg, SH tentang proses pembangunan, baik kondisi sebelum dan sesudah rumah dibangun milik Suardi pembangunan.
Sementara itu, Kabid Perumahan dan Pemukiman Dinas PU Perkim, Syarkani Arief, ST didampingi UPTD wilayah II, Zulkifli Alias Jhon Bagong kepada wartawan mengatakan, bahwa bantuan rumah diverikan kepadaasyarakat yang benar-benar membutuhkan. Permohonan masyarakat yang disampaikan oleh Kepala desa akan kita verifikasi dengan baik dan benar.
Syarkani juga menjelaskan, bahwa pada tahun 2020 Pemda Kampar telah membangun sebanyak 350 unit rumah. Melalui APBD provinsi dibangun sebanyak 100 unit rumah lebih, dan melalui APBN dibangun sebanyak 1000 unit rumah lebih.
Menurut pantauan wartawan, setelah menyerahkan babtuan rumah, Bupati Kampar juga meninjau progres pembangunan 4 (Empat) ruang kelas baru SDN 019 Tanjung Sawit. Pembangunan ruang kelas baru tersebut diharapakan dapat menunjang proses belajar dan mengajar di sekolah. (Adi Jondri)