Bupati Kampar Sebut Pemerintah Selalu Hadir Untuk Kesejahteraan Masyarakat

0
154

Kampar, (auramedia.co)-Bupati Kabupaten Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH usai menyerahkan bantuan bedah rumah dari Dana Alokasi Khusus di Desa Penyasawan Kecamatan Kampar, Bupati Kampar berkunjung sekaligus menerima aspirasi masyarakat tentang adanya dua dusun yang mengharapkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar usai mendengarkan aspirasi masyarakat melalui tokoh masyarakat yang menginginkan kesejahteraan serta berbagai aspirasi, dirinya menyampaikan agar masyarakat bersabar, karena pemerintah akan selalu hadir untuk mensejahterakan masyarakat dimana pun berada.

Acara yang dipusatkan di dusun Paduko Gajo, Simpang Kare Desa Padang Mutung tersebut, juga dihadiri oleh Camat Kampar Al Kautsar, Sekretaris Desa M. Amin dan tokoh masyarakat Laksmini. (4/11)

Dalam sambutannya Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto menanggapi aspirasi masyarakat diantaranya tentang pembangunan sarana kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan pembangunan Kantor pelayanan Administrasi kependudukan bagi masyarakatnya di Dua Dusun yang belum memiliki kartu Indentitas diri.

Selanjutnya Bupati Kampar juga akan membangun sarana telekomunikasi bagi masyarakat karena selama ini sarana telekomunikasi sangat minim dan dibutuhkan masyarakat di dua dusun ini.

“Pemkab Kampar senantiasa hadir untuk mendengarkan aspirasi dan menanggapi keluhan masyarakat, ini semua dilakukan agar Pemkab mengerti akan kebutuhan masyarakatnya”ucap Catur Sugeng Susanto.

Bupati Kampar juga mengungkapkan, semua aspirasi masyarakat pasti akan didengarkan, dirinya juga menyampaikan agar masyarakat di Dua dusun ini bersabar, semua butuh proses, mulai dari pembangunan sarana kesehatan, Infrastruktur hingga sarana telekomunikasi akan disediakan Pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu H Catur Sugeng Susanto berpesan agar masyarakat tetap rukun, damai dan dimasa Pandemi Covid 19 ini Catur Sugeng juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protoko kesehatan, dengan rajin mencuci tangan, jauhi kerumunan, dan yang paling utama adalah wajib menggunakan masker.

Tokoh masyarakat Hj. Laksmi saat menyampaikan aspirasinya ada tiga hal yang menjadi laporan, diantaranya ada 56 perusahaan Sawit yang ada di Dua dusun ini, masyarakat disini hanya sebagai pekerja kasar saja, tidak diberikan kesempatan untuk mengembangkan perekonomian rakyat.

Selanjutnya Tokoh masyarakat yang juga kepala dusun itu mengungkapkan yakni infrastruktur di dua dusun ini, dimana anak-anak sekolah yang kesulitan dalam mencapai sekolah mereka, apalagi dimasa Pandemi Covid 19 ini sekolah anak menggunakan daring, sementara di dua dusun ini, tidak memiliki akses jaringan telekomunikasi, diharapkannya Pemda dapat memfasilitasi pengadaan sarana telekomunikasi bagi anak didik di dua dusun ini.

Selanjutnya Laksmini menyampaikan keinginan masyarakat di dua dusun ini untuk dilakukan pemekaran, dari dua dusun mengharapkan menjadi Desa tersendiri, karena di dua dusun ini terdapat 800 kepala keluarga, dengan 4000 jiwa penduduk, dirinya berharap Pemda Kampar mampu memberikan izin sekaligus memfasilitasi pengembangan dusun menjadi Desa baru nantinya.

Pada moment tersebut, Bupati sempat mengelilingi, guna bercengkrama dengan masyarakat dan para penjual di pasar sekaligus membeli beberapa sayuran yang dijual masyarakat sekitar. (Redaksi)