Pansus III DPRD Kampar Meminta Pemda Kampar Untuk Melakukan Kajian Mendalam Terhadap Ranperda Yang Diajukan

0
281

Bangkinang Kota,auramedia.co – Pansus III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar meminta Pemda Kampar melalui Kabag Hukum dan Kabag Ekonomi Setda kampar untuk mengkaji dan mentelaah kembali Ranperda tentang penyertaan modal yang diajukan ke DPRD Kampar melalui rapat paripurna DPRD Kampar tentang penyampaian 10 Ranperda tahun 2020 beberapa hari yang lalu. Pansus III DPRD Kampar berharap Ranperda tersebut jelas out put dan goalnya.

Wakil Ketua Pansus III DPRD Kampar yang juga merupakan kader terbaik Partai NasDem Kampar, Efrinaldi, SH dalam rapat bersama Kabag Hukum dan Kabag Ekonomi serta seluruh Perusahaan Daerah Kabupaten Kampar mempertanyaakan persoalan regulasi terhadap Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Kampar. Efrinaldi juga mempertanyakan secara rinci tentang kajian-kajian hukum dan ekonomis terhadap Ranperda yang diajukan oleh eksekutif tersebut.
Efrinaldi meminta Pemda Kampar untuk melakukan analisa mendalam terhadap Ranperda yang diajukan. Ranperda ini harus jelas out put dan goalnya. Jika Ranperda ini tidak memiliki kajian, sebaiknya Ranperda ini dipending saja, ungkap Politikus muda NasDem yang bersahaja tersebut.
Menurut pantauan wartawan, (23/11) di ruang Banggar DPRD Kampar, pada Rapat Pansus III DPRD Kampar pembahasan Ranperda tentang penyertaan modal terhadap Perusahaan Umum Daerah, Rapat tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Pansus III, Zulfan Azmi, ST. MT. MM didampingi Wakil Ketua, Efrinaldi, SH, beserta Anggota, Bambang Hermanto, SH, Jama’an, S.Ag,¬† H. Juswari Umar Said, SH. MH., dan Said Abdullah. Sementara pihak eksekutif dihadiri langsung oleh Kabag Hukum Setda Kampar, Khairuman, Kabag Ekonomi, Arman. Rapat Pansus III DPRD Kampar tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan Perusahaan Umum Daerah Kampar, yakni pimpinan BPR Sarimadu, pimpinan PDAM Tirta Kampar, pimpinan PT. Bumi Kampar Sarana Energi (BKSE), pimpinan Bank Syariah Fadillah, dan pimpinan PT. Aneka Karya.
Setelah melalui perdebatan dan diskusi yang alot, rapat Pansus III DPRD Kampar terhadap Ranperda tentang penyertaan modal untuk perusahaan umum daerah menghasil beberapa kesimpulan, diantaranya: Pertama, Redaksional Perda akan dibahas pada finalisasi, Kedua, Skema yang dibuat pada Ranperda akan diganti dalam bentuk interval waktu dan tidak skema tahunan. Ketiga, BUMD yang direncanakan penyertaan modal dalam tahun 2022 adalah Bank Riau Kepri, Bank Syariah Fadillah dan PT. BKSE. Sementara untuk BUMD yang tidak sehat, penyertaan modalnya menunggu BUMD tersebut sehat kembali, ungkap Zulfan Azmi kepada wartawan. ( Adi Jondri)