Target Pemerintah Kabupaten Tahun 2022 Stop Buang Air Besar Sembarangan

0
400

Bangkinang, auramedia.co- Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan menargetkan wilayahnya sebagai Open Defecation Free (ODF) yang warganya tidak buang air besar sembarangan pada 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar H. Dedy Sambudi, S.KM, M.Kes mengungkapkan, pada tahun 2019 lalu, ada 103 desa atau sekitar 41,2 persen yang telah ditetapkan sebagai daerah ODF.

“Untuk tahun 2020 ini, Dinkes Kampar telah mencapai sebanyak 28 desa ODF. Total sudah 131 desa atau sebanyak 52,4 persen,” ungkap Kadiskes Dedy, Kamis (03/12/2020).

Tahun 2021, Dinkes Kabupaten Kampar menargetkan sekitar 62 desa ODF atau 77,2 persen. Dinkes Kampar menetapkan dua desa ODF setiap puskesmasnya.

“Kita menargetkan tahun 2022 seluruh wilayah Kabupaten Kampar bebas ODF. Insyaallah target Kampar 100 persen bebas ODF dapat tercapai, tentu saja hal ini berkat dukungan penuh Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH,” ucapnya.

Kadiskes H Dedy menerangkan, Dinkes Kampar terus berupaya memicu masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan. Salah satu caranya dengan pembagian jamban.
Langkah mencapai ODF ini sejalan dengan pengentasan Kampar bebas stunting. Sebab, salah satu faktor adanya stunting disebabkan masih ada masyarakat yang masih BAB.

ODF merupakan salah satu program prioritas utama Dinkes Kampar yang saat ini dipimpin oleh Dedy Sambudi.
Dengan tercapainya target seluruh wilayah stop buang besar sembarangan, diharapkan Pemkab Kampar dapat meraih penghargaan STBM Award pada tahun 2022 dan disematkan menjadi kabupaten sehat pada tingkat nasional.(redaksi)