Menteri Pertanian RI Bersama Bupati Kampar Tinjau PT. Bio Cycle Indo Di Tapung

0
1509

Tapung, (auramedia.co)-Bupati Kabupaten Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH mendampingi Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution yang juga diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Pranajaya, M.Si, Danrem 031 Wirabima Brigjend M Syech Ismet, menerima kunjungan Menteri Pertanian yang sekaligus ad interim Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau pengolah penetasan telur lalat di Pabrik PT. Bio Cycle Indo di Desa Sei Putih Kecamatan Tapung, Jumat (4/12)

Turut hadir dalam penyambutan tersebut pejabat Eselon I Kementerian Pertanian, Forkopimda Provinsi Riau dan Forkopimda Kabupaten Kampar.

Selain meninjau pengolahan penetas Telur lalat, Menteri Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, juga melepas ekspor Dried Larvae (Larva Kering) yang akan diekspor ke 18 negara.

Dalam sambutannya Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto,SH menyampaikan program ini sangat relevan dengan program dan visi serta misi Kabupaten Kampar melalui Program 3 I, yakni peningkatan Infrastruktur, peningkatan Investasi dan peningkatan industri.

Ditambahkan H. Catur Sugeng, berdirinya pabrik penetasan telur lalat merupakan implementasi dari program peningkatan Industri dan investasi dan tentunya Pemerintah Daerah akan selalu mendukung program Pemerintah pusat.

“Kunjungan Menteri Pertanian ini merupakan anugerah besar bagi Masyarakat Kabupaten Kampar yang masih membutuhkan bantuan-bantuan dan perhatian khususnya dari Kementerian Pertanian untuk kesejahteraan petani di kabupaten Kampar” ujat Catur.

Menteri Pertanian ad interim Menteri Kelautan dan Perikanan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan bahwa ekspor ini merupakan bukti sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam meningkatkan Ekspor dan Investasi untuk meningkatkan perkembangan perekonomian yang berujung pada peningkatan PDB Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (GRATIEKS).

“Ini adalah proses kecil menuju kemajuan daerah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah atas dukungannya terhadap program ini”

Menteri Sahrul Yasin Limpo juga mengatakan ditengah degradasi perekonomian dunia, hanya sektor pertanian dan perikanan yang masih mampu bertahan, untuk itu, sekarang saatnya Republik Indonesia bangkit dalam swadaya pangan didunia.

“Disaat inilah pelaku pertanian dan perikanan harus bangkit, mari kita berkonsentrasi meningkatkan hasil pertanian ”ujarnya.

Lebih lanjut SYL mengungkapkan bahwa larva ini menjadi peluang usaha membangkitkan minat milineal untuk terjun ke sektor pertanian.

“Komoditas kita ini merupakan komoditas negara tropis dengan matahari yang bersinar, pemanasan yang bagus dengan kelembaban yang terjaga dengan baik dannkita berharap Riau bisa menjadi penyangga pertanian di Indonesia” ungkap Menteri berasal dari NasDem. (Redaksi)