Demi Peningkatan Layanan Kesehatan Bupati Kampar Serahkan 3 Unit Ambulan di Kampar Kiri Tengah

0
230

Kampar Kiri Tengah,-auramedia.co-Bupati Kabupaten Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, menyerahkan 3 (tiga) unit Ambulan Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2020 kepada 3 Desa yakni Desa Utama Karya, Desa Mayang Pongkai dan Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah di Bali Desa Utama Karya, Senin (7/12).

Usai menyerahkannya, Bupati Kampar dalam pidatonya menyampaikan bahwa sampai dengan tahun 2020 ini, Pemerintah Desa di Kabupaten Kampar telah menyerahkan 140 unit mobil Ambulance Desa dan 8 unit Ambulance Air sebagai perwujudan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam program pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar menjelaskan, Pengadaan Ambulance Desa melalui Bantuan Keuangan yang bersifat khusus kepada Pemerintah Desa yang mana mekanismenya adalah Pemerintah Desa terlebih dahulu mengajukan permohonan kepada Bupati melalui Dinas Kesehatan yang akan mempertimbangkan secara teknis untuk selanjutnya diteruskan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah untuk ditetapkan sebagai Desa Penerima oleh Bupati Kampar.

Selanjutnya Dinas PMD meneruskan Kepada Pemerintah Desa untuk menganggarkan kedalam APBDesa, Pemerintah Desa melaksanakan mekanisme pengadaannya berpedoman kepada Peraturan Bupati Kampar Nomor 11 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang Jasa di Desa sebagai turunan dari Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Perka LKPP) Nomor 13 tahun 2013, yang mengacu pada harga Pemerintah serta ketentuan lain yang berlaku.

Bupati Kampar berharap Ambulance Desa sebagai sarana rujukan layanan darurat dan layanan akhir, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa dengan selalu berkoordinasi dengan tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas , Puskesmas Pembantu dan atau Bidan Desa yang ada didesa.

“Jadi ini nantinya milik desa, dan desa harus merawat serta menjaga, memelihara dan efektif dalam penggunaan, ambulan itu digunakan untuk masyarakat yang sakit untuk melayani dan meningkatkan pelayanan kesehatan di desa, bukan digunakan untuk yang lain, saya berharap kepada kepala Desa Utama Karya, Simalinyang dan Mayang Pongkai agar ambulan ini betul-betul dimanfaatkan untuk melayani masyarakat.”ucap Catur

Bupati Kampar juga menjelaskan bahwa ini merupakan kebijakan karena di daerah lain tidak ada yang mengupayakan pemberian satu ambulan untuk setiap desa. “tapi ini komitmen, keinginan Pemerintah Daerah agar bisa memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal di tengah-tengah masyarakat di bidang kesehatan, ketika masyarakat kita ingin sehat maka pemerintah hadir karena sehat itu merupakan kebutuhan masyarakat.”tegas Catur

Terkait dengan pembangunan di Kabupaten Kampar Bupati Kampar menyampaikan bahwa kita terus membuka kesempatan bagi investor karena ini termasuk visi misi Bupati yang dituangkan kedalam program daerah melalui 3i (Investasi, Industri dan infrastruktur).

“Untuk perdana Kampar kedatangan Menteri Pertanian RI untuk melihat ekspor ulat untuk ke-18 negara, jadi Kampar itu sudah ekspor, ini juga bagian dari komitmen Pemerintah Daerah melalui 3i, dan kita tetap membuka peluang bagi para investor yang menanamkan modalnya ke daerah.”ujar Catur

Sehubungan dengan itu terkait dengan permohonan kepala desa Utama Karya, Nyamin, yang sebelumnya memberikan laporan tentang situasi dan kondisi desa yakni meminta pembangunan infrastruktur jalan yang baru selesai 700 meter, Bupati Kampar mengatakan pembangunan infrastuktur itu dilaksanakan harus secara bertahap karena APBD kita belum mencukupi untuk secara keseluruhan.

“Untuk memberikan akses transportasi jalan, peningkatan ekonomi bagi masyarakat kenapa tidak, namun untuk memenuhi itu semua, harus kita lakukan secara bertahap karena butuh anggaran, jika yang di butuhkan 10 dan tahun ini dapat 5 maka tahun depan di anggarkan 5 lagi, jadi tidak bisa sekaligus.”papar Catur

Selain itu juga lanjut Bupati Kampar, membangun negeri ini bukan hanya infrastruktur saja, juga ada peningkatan UMKM, ketahanan pangan dan lain sebagainya, namun pembangunan Infrastuktur tetap menjadi prioritas.

Begitu juga dengan permintaan tower untuk telekomunikasi dan bantuan bibit ikan akan ditindakjuti agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

Selain itu Bupati Kampar juga menyerahkan Kartu Indonesia Sehat kepada masyarakat serta sunatan masal.(Redaksi)