Bupati CSS Bersama Wagub Riau Lakukan Panen Raya Padi Desa Petapahan

0
322

Tapung,- auramedia.co- Bupati Kabupaten Kampar H Catur Sugeng Susanto SH Dampingi Wakil Gubernur Riau Brigjen Pur Edi Natar Nasution S.IP Lakukan Panen Bersama Padi di Desa Petapahan Kecamatan Tapung. Sabtu (12/12).

Wakil Gubernur mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan, ditengah Pandemi Covid-19 ini, dimana Pemerintah Provinsi Riau tengah giat-giatnya meningkatkan bagaimana ketahanan pangan di Provinsi Riau, muncul inisiatif-inisiatif dari berbagai pihak.

“Inilah harapan kita sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh UNRI dan PT CPI bisa diikuti oleh pihak-pihak lain sehingga ketahanan pangan di Provinsi Riau ini betul-betul bisa kita rasakan.”ujar Edi

Wakil Gubernur Riau menjelaskan saat ini Provinsi Riau hanya menghasilkan 23,6 persen hasil padi selebihnya masukan dari luar, namun kalau kita bisa meningkatkan atau menambahkan lahan tanam tentu kedepan Provinsi Riau akan lebih baik lagi ketahanan tangannya.

Sejalan dengan Wakil Gubernur Riau, Bupati Kampar juga mengatakan disamping persoalan papan dan sandang, di tengah Pandemi Covid-19 ini, Pemerintah selalu menggelorakan, mengkampanyekan dan menghimbau agar kita semua turut serta menanam pangan.

“Di Kampar rata-rata banyak sawit, walaupun kita banyak duit dengan banyaknya sawit, namun kalau kita tidak punya beras, kita bisa apa, sawit tidak bisa kita makan.”ujar Catur

Ketika negara-negara penghasil beras lock down dan kondisi Pandemi ini tidak tahu kapan berakhir, tudak tertutup kemungkinan suatu saat beras akan langka, untuk itu, kita dianjurkan agar menanam demi kebutuhan kita sendiri.

“Jangan dianggap enteng terkait ketahanan pangan karena ini kebutuhan pokok kita, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada para kelompok-kelompok tani padi, saya lihat punya semangat yang tinggi dan ini terlihat dari hasil yang didapat, walaupun belum mencapai 8 ton per hektar.”ujar Catur

ini PR bagi Kadis Pertanian, kalau sekarang hanya mencapai 4 ton per hektar saya harap kedepan bisa mencapai 8 ton per hektar.lanjut Bupati Kampar.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara LPPM Universitas Riau dengan PT. Chevron Pacific Indonesia dalam bentuk Penyerahan Bantuan berbagai Sarana Produksi Pertanian kepada 20 Kelompok Tani pada 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Kegiatan panen komoditas padi di sawah milik kelompok tani Gemuruh Lesatari dan Murni Jaya Desas Petapahan Kecamatan Tapung ini juga dihadiri oleh Rektor Unri Prof DR Arras Mulyadi MSC, Ketua LPPM Prof DR Almasdi sahza MP, Dandim 0313/KPR, Kapolres Kampar, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Riau, Kadis Pertanian Kabupaten Kampar Ir Bustan, dan GM Corporate Affairs Asset PT.CPI Sukamto Thamrin.

Pantauan dan pendampingan serta bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat juga telah selesai dilaksanakan dengan baik. Saat ini, kerjasama antara LPPM Universitas Riau dan PT CPI terkait dengan kegiatan tersebut telah sampai pada tahap panen hasil pertanian untuk mengetahui keberhasilan penggunaan sarana produksi (saprodi) pertanian yang telah diberikan.

Tingkat keberhasilan program dapat dilihat dari hasil pertanian yang dapat dinikmati oleh kelompok tani dan masyarakat sekitar melalui panen hasil pertanian. Dari total 20 poktan, terdapat 2 poktan yang membudidayakan tanaman pangan (padi) dengan luas ±50 ha dengan luas yang terdaftar pada program ini seluas ±10 ha. Agenda panen raya akan dilaksanakan untuk komoditas padi di sawah kelompok tani yang berada di Kabupaten Kampar

Kegiatan ini bertujuan untuk Mengetahui keberhasilan penggunaan sarana produksi pertanian (saprodi) yang telah diberikan kepada kelompok tani, Mempererat kerjasama multipihak antara Dunia Usaha (PT CPI), Pemerintah Provinsi/Kab/Kota di Riau dan Perguruan Tinggi (Universitas Riau) dalam peningkatan Ketahanan Pangan.(Redaksi)